Pemerintah Enggan Melirik Pendidikan di Desa KU

Dian Lestari Ningsih, indahjunita
·Bacaan 3 menit

VIVA – Wilayah Indonesia terdiri atas ribuan pulau dan memiliki beragam suku bangsa dengan kekayaan adat yang beragam. Indonesia adalah negera kepulauan, sehingga apabila dikaitkan dengan pendidikan, hanya pendidikan di wilayah atau daerah-daerah perkotaan saja yang di perhatikan, sedangkan daerah terpencil atau perdesaan terabaikan dan kurang diperhatikan.

Hal hasil, masyarakat di daerah terpencil kurang atau bahkan tidak menempuh bangku pendidikan seperti yang dirasakan anak-anak di perkotaan. Masalah penting dalam dunia pendidikan sekarang ini adalah kurangnya pemerataan pendidikan terutama di daerah terpencil.

Pendidikan di Indonesia masih belum merata, ini terbukti dari adanya keterbatasan daya tampung, kerusakan sarana prasarana, kurangnya tenaga pengajar, proses pembelajaran yang konvensional dan keterbatasan anggaran. Anak-anak di perdesaan mengalami banyak kendala dalam menempuh pendidikan.

Padahal, pada dasarnya sistem pendidikan di desa maupun di perkotaan harus sama rata dan adil. Pendidikan adalah kunci sukses kemajuan suatu bangsa. Pendidikan merupakan kebutuhan setiap orang di sepanjang hidup. Pendidikan sangat penting karena merupakan kebutuhan manusia sepanjang manusia itu masih bernapas.

Pendidikan dapat menambah wawasan juga ilmu pengetahuan, yang terus berkembang mengikuti perkembangan zaman karena pendidikan merupakan bekal masa depan bagi anak-anak. Anak-anak merupakan penerus bangsa, maka dari itu pendidikan itu penting untuk membentuk anak-anak menjadi penerus bangsa yang siap dalam menghadapi situasi apapun.

Dengan pendidikan, anak-anak dapat bersaing dengan negara lain demi memajukan bangsa Indonesia yang sekarang ini sudah tertinggal jauh oleh negara lainnya, hal ini terlihat dari standar lulusan yang dipakai di Indonesia masih jauh lebih rendah dari negara-negara lain.

Pemerintah perlu melakukan perbaikan secara berkesinambungan terhadap semua komponen yang ada pada pendidikan. Untuk dapat dicapainya tujuan pendidikan nasional tersebut, kiranya perlu disusun suatu strategi yang berkaitan dengan permasalahan-permasalahan pendidikan di Indonesia. Salah satu permasalahannya adalah pemerataan pendidikan.

Menurut UU no. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 5 ayat 1, bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu. Pada pasal 1 ayat 26 disebutkan warga negara adalah warga negara Indonesia baik yang tinggal di Negara Kesatuan Republik Indonesia maupun di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selanjutnya pada pasal 4 ayat 1, pendidikan dilaksanakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural dan kemajemukan bangsa”. Untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan tentu tidak mudah karena fakta di lapangan menunjukkan persoalan pendidikan.

Salah satunya kondisi geografi Indonesia. Dibalik banyaknya manfaat dan keberagaman, ada hal yang menjadi permasalahan dan juga hambatan bagi rakyat Indonesia itu sendiri yaitu, pemerataaan pendidikan. Indonesia terkenal negara kepulauan, di mana banyak daerah pelosok-pelosok yang masih ketertinggalan atau masih merasakan susahnya pendidikan.

Hal ini didasari kurangnya peran pemerintah dalam memperhatikan pendidikan di perdesaan. Seharusnya pemerintah lebih memprioritaskan pendidikan di desa ketiban di kota karena ada banyak hal yang harus diperbaiki dan juga di perhatikan dalam pendidikan di desa.

Di wilayah perkotaan sekolah-sekolah memiliki fasilitas dan akses yang sangat memadai yang membuat sistem pendidikan di perkotaan jauh lebih baik. Sedangkan di daerah perdesaan masih mempunyai banyak kendala, di antaranya kerusakan akses jalan menuju sekolah, kerusakan sarana dan prasarana yang ada di sekolah hingga susahnya mengakses internet.

Pendidikan seharusnya menjadi skala prioritas bagi agenda pembangunan pemerintah daerah. Melalui percepatan pembangunan pendidikan yang menyentuh segala aspek dan dinamika pendidikan diharapkan akan mampu mengangkat kualitas pendidikan di daerah.

Pembangunan pendidikan di daerah harus bersifat adil, partisipatif dan terintegrasi. Sudah seharusnya pemerintah merubah haluan di bidang pendidikan yang selama ini terfokus akan di perkotaan dan perdesaan kurang diperhatikan. Suatu negara tidak akan berhasil apabila setengah dari negara tersebut tidak saling berkesinambungan. Atau kata lain tidak bisa apabila setengah saja yang sukses sedangkan setengahnya lagi tidak.