Pemerintah Fokus Tekan Angka Kematian Akibat Covid-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah sedang berupaya menekan angka kematian akibat postif Covid-19. Tingkat kasus kematian di Indonesia masih berada di 3,0 persen, di atas rata-rata global sebesar 2,2 persen.

"Tentu ini dengan penanganan yang lebih baik diharapkan target ke depan adalah menekan tingkat fatality rate (tingkat kematian)," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Kamis (24/12/2020).

Dia mengatakan, apabila melihat dari segi keseluruhan penanganan Covid-19 kasus sembuh di Indonesia cukup baik, yakni di 81,9 persen. Posisi itu lebih tinggi dari tingkat kesembuhan global yang hanya mencapai 70,3 persen.

Meski begitu, dia mengakui masih ada beberapa provinsi di Indonesia yang kasus postif Covid-19 masih tinggi. "Secara keseluruhan kita lebih baik," imbuh dia.

Pemerintah dipastikan terus melakukan monitoring terkait dengan perkembangan kasus positif seperti terjadi di Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Aceh dan Papua.

"Tentu kita juga melihat di berbagai provinsi kasusnya masih tinggi, namun kita melihat juga bahwa penanganan secara nasional sudah jauh lebih baik," sebut dia.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Pemerintah Siapkan Rp 73 Triliun untuk Vaksinasi Covid-19

Denzel Kennedy seorang resepsionis lini depan menerima suntikan vaksin virus corona COVID-19 Pfizer BioNtech di Hurley Clinic, London, Inggris, Senin (14/12/2020). Kasus COVID-19 di Inggris mencapai 1.869.666 kasus, dan 64.402 orang meninggal dunia. (Aaron Chown/Pool Photo via AP)
Denzel Kennedy seorang resepsionis lini depan menerima suntikan vaksin virus corona COVID-19 Pfizer BioNtech di Hurley Clinic, London, Inggris, Senin (14/12/2020). Kasus COVID-19 di Inggris mencapai 1.869.666 kasus, dan 64.402 orang meninggal dunia. (Aaron Chown/Pool Photo via AP)

Biaya anggaran pengadaan vaksin hingga proses vaksinasi Covid-19 di tahun depan diprediksi mencapai Rp 73 triliun. Anggaran tersebut disiapkan pemerintah agar setidaknya 70 persen masyarakat di Indonesia menerima vaksinasi.

"Pemerintah menganggarkan untuk vaksinasi yang tentu dari pembahasan itu kisarannya antara Rp63 sampai Rp73 triliun yang untuk disiapkan vaksinasi," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Kamis (24/12/2020).

Dia mengatakan jika pemberian vaksinasi Covid-19 agar masyarakat bisa mencapai immunity 70 persen.

Dengan vaksinasi Covid-19, masyarakat diharapkan bisa merasa aman dan tingkat kepercayaan menjadi lebih tinggi. Sehingga, masyarakat tidak lagi takut untuk melakukan aktivitas di luar rumah.

Sebab, dia memandang ekonomi akan tumbuh ketika ada aktivitas atau mobilitas dari masyarakat. Jika aktivitas tersebut tidak terjadi, maka pertumbuhan ekonomi pun tidak akan terdorong.

"Karena ekonomi itu kaitannya dengan mobilitas. Saat mobilitas menurun tentu kegiatan ekonomi juga menurun tetapi pada saat mobilitas yang aman kegiatan ekonomi meningkat itulah yang didorong oleh pemerintah," jelas dia.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Infografis 8 Tips Liburan Akhir Tahun Minim Risiko Penularan Covid-19.

Infografis 8 Tips Liburan Akhir Tahun Minim Risiko Penularan Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 8 Tips Liburan Akhir Tahun Minim Risiko Penularan Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Ini