Pemerintah Gencarkan Tes COVID-19 di Kawasan Padat Penduduk

·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah akan menggencarkan testing dan tracing kepada masyarakat, utamanya di kawasan padat penduduk. Hal ini guna menekan laju penyebaran corona varian Delta yang sangat menular.

"Pemerintah dalam waktu dekat akan tingkatkan tracing dan tingkatkan isolasi terutama di padat penduduk akan difinalkan, bagaimana kita tracing di kawasan padat penduduk, di Jabodetabek, Bandung, Solo Raya, Semarang, Malang Raya, 8 wilayah aglomerasi," kata Luhut dalam konferensi pers secara daring, Rabu, 21 Juli 20201.

Menurut Luhut, langkah ini akan efektif untuk meredam laju penularan COVID-19. Selama ini kawasan padat penduduk mempunyai tingkat penyebaran yang tinggi.

"Ketika ada yang positif langsung dibawa karantina, dokter ada sehingga tingkat memburuk diperkecil, contoh Wisma Atlet tingkat meninggal sangat-sangat rendah daripada di rumah saja dibanding yang padat penduduk saya kira tingkat penyebaran tinggi," kata Koordinator PPKM Jawa Bali tersebut.

Untuk diketahui, pemerintah mengubah status PPKM Darurat Jawa Bali menjadi PPKM Level 4 hingga 25 Juli 2021. Bilamana kasus dalam tren menurun maka ekonomi perlahan akan dibuka.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel