Pemerintah Imbau Masyarakat Bersiap Hadapi Kemungkinan Lonjakan Covid-19

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dengan naiknya kasus Covid-19 pada bulan Juli ini. Masyarakat diimbau waspada terhadap Covid-19 varian BA.4 dan BA.5.

"Kita harus terus berhati-hati dan mempersiapkan diri sebagai antisipasi terhadap kemungkinan makin naiknya kasus di Indonesia bulan Juli ini," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro di kantor Presiden, Jakarta, Jumat (15/7).

Menurut Reisa, telah diprediksi sebelumnya bahwa mutasi sub varian baru virus Sars Cov 2 yakni BA.4 dan BA.5 dapat menyebabkan peningkatan jumlah kasus penderita Covid-19.

"Dan kenaikan kasus di Indonesia memang telah terjadi selama beberapa pekan belakangan, pada tanggal 14 Juli 2022 kemarin diketahui terdapat penambahan 3.584 kasus konfirmasi positif," ucapnya.

Prediksi Puncak Kasus

Reisa menjelaskan, secara historis kenaikan kasus positif dan kasus aktif biasanya terjadi dua hingga empat minggu pascaidentifikasi varian baru.

Kemudian, pada gelombang sebelumnya, kenaikan kasus terjadi setelah 20 hingga 35 hari setelah hari raya. Serta kasus puncak terjadi pada hari ke-43 hingga ke-65 setelah hari raya.

Bahkan, kata dia, Kementerian Kesehatan telah memprediksi kenaikan puncak kasus diperkirakan terjadi pada minggu ke-3 atau minggu ke-4 bulan Juli dengan jumlah kasus kasus baru 20 ribu per hari.

"Oleh karena itu kita tidak boleh lengah terlebih dahulu, tetap harus selalu waspada karena kita masih berada dalam rentang waktu tersebut," imbuh Reisa. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel