Pemerintah Indonesia Akan Bantu Pengungsi Rohingya

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia berjanji akan memberikan bantuan kemanusiaan sebesar satu juta US Dollar untuk membantu warga Rohingya yang menjadi korban kekerasan sekterian.

Janji itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri, Marty Natalagewa dalam lawatannya, ke provinsi Rakhine di Myanmar, 7 hingga 8 Januari 2013. Dalam kunjungan kerja tersebut, Marty Marty didampingi Menteri Urusan Perbatasan Myanmar, Mayjen Thein Htay dan Chief Minister Negara Bagian Rakhine State Hla Maung Tin, mengunjungi beberapa kamp pengungsian di negara bagian Rakhine. Seperti dikutip Tribunnews.com, dari situs Kementerian Luar Negeri, Rabu (9/1/2013).

Di hari pertama kunjungannya, Marty mengunjungi empat lokasi kamp pengungsi di Rakhine, yaitu di Pauktaw, Sambalay Village, Taungbaw Village, Kyauktaw; Maw Ya Wadi village, dan kamp pengungsi Maungdaw. Keempat lokasi tersebut dicapai dengan menggunakan helikopter.
 
Sedangkan kemarin, kunjungan dilakukan ke kamp pengungsi Ohn Daw Gyee dan Min Gwan yang ditempuh melalui jalan darat.
  
“Jelas bahwa di samping kebutuhan mendasar, yaitu misalnya kebutuhan tempat tinggal, pangan, obat-obatan dan pendidikan, terdapat pula kebutuhan yang lebih mendasar, yaitu perlu didorong dan dikembangkan rasa percaya dan rekonsiliasi di antara dua kelompok masyarakat di Negara Bagian Rakhine tersebut,” ujarnya.
 
“Disamping itu, terdapat kebutuhan untuk mendorong roda perekonomian di kawasan yang dapat menciptakan bukan saja lapangan kerja melainkan juga  harapan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.  Oleh karena itulah disamping bantuan sejumlah satu juta Dollar AS untuk kebutuhan tanggap darurat, termasuk pembangunan pemukiman, Indonesia berketetapan untuk memberikan kontribusinya dalam menciptakan rasa saling percaya di antara komunitas terkait serta menumbuhkembangkan perekonomioan di kawasan tersebut,” tambahnya.
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.