Pemerintah Indonesia apresiasi solidaritas global tangani pandemi

·Bacaan 2 menit

Pemerintah Indonesia mengapresiasi solidaritas global dalam pengendalian COVID-19, yang membuktikan bahwa negara ini memiliki hubungan baik dan solid dengan negara-negara di dunia.

"Pemerintah berterima kasih kepada seluruh pihak dari luar negeri atas bantuan dan dukungan yang diberikan untuk melawan COVID-19, baik yang dari pemerintah maupun swasta," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam siaran resmi, Sabtu.

"Situasi pandemi COVID-19 merupakan situasi yang tidak menentu dan sulit untuk semua orang di dunia. Tidak ada satu negara pun yang dapat melawan pandemi ini sendirian, sehingga diperlukan kerja sama kuat antar negara. Pada hakikatnya memang kita sebagai manusia adalah makhluk sosial, memiliki ketergantungan satu sama lain,” tuturnya.

Dalam kurun waktu sebulan belakangan, Indonesia banyak menerima bantuan dari luar negeri guna mengendalikan pandemi. Dukungan berdatangan baik dari pemerintah maupun non-pemerintah, atau inisiatif warga.

Baca juga: Menkominfo minta masyarakat tetap waspada meski kasus COVID-19 turun

Sebagai contoh pada seminggu terakhir ini, sedikitnya Indonesia menerima tiga bantuan. Pertama bantuan dari warga Kota New York berupa 176 ventilator, kedua dari Komunitas Changi Airport yang mendonasikan 1.380 konsentrator oksigen.

Adapun yang ketiga adalah Indonesia menerima hibah 450 ribu dosis vaksin AstraZeneca yang merupakan mekanisme dose sharing (berbagi dosis) dari Pemerintah Belanda.

Kedatangan vaksin AstraZeneca adalah pengiriman tahap pertama dari komitmen Pemerintah Belanda untuk memberikan dukungan tiga juta dosis vaksin bagi Indonesia melalui kerja sama bilateral dose sharing mechanism.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia juga telah menerima bantuan dari berbagai negara sahabat, baik pihak pemerintah maupun inisiatif swasta. Di antaranya dari Jepang, Singapura, Uni Emirat Arab, China, Australia, India dan Amerika Serikat.

Dukungan tersebut dalam wujud dosis vaksin, peralatan kesehatan seperti ventilator, oxygen concentrator, tabung oksigen, alat pelindung diri, dan sebagainya.

Baca juga: Vaksin COVID-19 tekan angka kematian di Jakarta

Di sisi lain, Indonesia juga mengirimkan dukungan kemanusiaan kepada negara sahabat, untuk meringankan perjuangan mereka melawan COVID-19. Seperti bantuan untuk Singapura berupa perlengkapan membangun tempat isolasi pasien COVID-19, atau bantuan tabung oksigen yang diserahterimakan kepada pemerintah India beberapa waktu lalu.

Indonesia juga pernah mengirimkan bantuan ke Wuhan, China serta Palestina dan negara-negara Pasifik. Tak hanya itu, Indonesia juga berkontribusi melalui Coalition for Epidemic Preparedness Innovation (CEPI) untuk mendukung kesetaraan akses vaksin bagi semua negara.

Pemerintah selalu menekankan, bahwa solidaritas, kolaborasi, dan kerja sama antarnegara merupakan hal yang penting dalam melawan pandemi COVID-19. Karena itu, pemerintah sangat mengapresiasi setiap bentuk bantuan yang diterima dari luar negeri, yang merupakan wujud nyata dari solidaritas dan bukti bahwa Indonesia memiliki hubungan yang erat dengan berbagai negara.

“Tentu saja setiap bantuan sangat bermanfaat bagi Indonesia dalam mengendalikan pandemi dan akan digunakan sebaik-baiknya, dengan segera disalurkan ke fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan) dan lokasi-lokasi yang membutuhkan. Mari kita juga terus menguatkan doa, agar pandemi COVID-19 segera musnah dari muka bumi,” pungkas Johnny.

Baca juga: Menkominfo nilai pelaksanaan PTM disesuaikan kondisi wilayah

Baca juga: Info lengkap vaksinasi COVID-19 tersedia di s.id/infovaksin

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel