Pemerintah Inggris Sebut Vaksinasi Booster Terbukti Lindungi Lansia dari Omicron COVID-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, London - Pejabat Kesehatan Inggris pada Jumat, 7 Januari 2022, menyebut, vaksinasi booster atau suntik vaksin ketiga melindungi para lanjut usia (lansia) dari keparahan yang akibatkan Omicron COVID-19.

Sehingga untuk saat ini belum diperlukan pemberian vaksin dosis ke-4 kepada populasi di atas 60 tahun.

Sebab, Badan Keamanan Kesehatan Inggris mencatat bahwa tiga bulan setelah vaksinasi booster, perlindungan terhadap rawat inap di antara lansia sekitar 90 persen.

"Data ini sangat menggembirakan dan menekankan pentingnya vaksinasi booster," kata Ketua Vaksinasi COVID-19 dari Komite Gabungan Pemerintah untuk Vaksinasi dan Imunisasi, Wei Shen Lim, seperti dikutip dari situs Channel News Asia pada Minggu, 9 Januari 2022.

Wei, menambahkan, data saat ini menunjukkan bahwa vaksin dosis ketiga terus memberikan perlindungan tingkat tinggi terhadap penyakit parah bahkan bagi kelompok usia tua yang paling rentan.

"Untuk alasan ini, komite telah menyimpulkan bahwa tidak perlu cepat-cepat melakukan vaksinasi booster kedua, meskipun ini akan terus ditinjau," katanya.

Infografis Rekomendasi IDAI & Ancaman Varian Omicron

Infografis Rekomendasi IDAI & Ancaman Varian Omicron. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Rekomendasi IDAI & Ancaman Varian Omicron. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel