Pemerintah ingin majukan budaya lewat musik tradisi

·Bacaan 2 menit

Direktur Perfilman, Musik, dan Media Baru Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) Ahmad Mahendra mengatakan bahwa pemerintah berupaya fokus memajukan musik tradisi sebagai implementasi dari Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

"Musik tradisi merupakan salah satu objek pemajuan kebudayaan yang bertujuan untuk membantuk karakter bangsa, ketahanan budaya, kesejahteraan, dan diplomasi budaya," kata Ahmad di sela-sela jumpa pers virtual International Ethnic Music Festival, Jumat.

Menurut Ahmad, kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia, salah satunya musik tradisi, merupakan sebuah berkah sekaligus tantangan dalam hal melestarikan dan memajukannya.

"Salah satu kelemahan orang Indonesia adalah kurang percaya diri terhadap musik tradisi. Terutama generasi muda, mereka harus tahu bahwa apa yang kita punya ini keren luar biasa. Semua pihak harus bangga dengan musik tradisi kita," imbuhnya.

Beberapa langkah yang telah dilakukan oleh Kemendikbud Ristek adalah dengan menyelenggarakan Kongres Musik Tradisi belum lama ini. Ahmad juga mengatakan bahwa Kemendikbud Ristek telah menerima masukan untuk memasukan musik tradisi ke dalam pembelajaran di sekolah.

"Mas menteri juga sudah menyambut baik bahwa musik tradisi ini akan masuk ke dalam pembelajaran di sekolah," tuturnya.

Selain itu, kata Ahmad, langkah Kemendikbud Ristek lainnya untuk memajukan musik tradisi adalah melakukan pendataan dan mengembangkannya dengan menyelenggarakan workshop bagi para pelakunya, hingga menggelar festival yang kini sedang berlangsung di Toba dan Labuan Bajo.

Meski demikian, Ahmad mengatakan bahwa Kemendikbud Ristek akan selalu terbuka menerima masukan dari semua pihak demi memajukan musik tradisi di Indonesia.

"Jadi kalau ada ide yang baik dari semua pihak, kami siap mendukung terutama untuk musik tradisi," katanya.

Dia kemudian mengapresiasi gelaran International Ethnic Music Festival oleh Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) pada 24 hingga 26 September 2021, yang akan tak hanya menampilkan pertunjukan musik tradisi, tapi juga diskusi dan masterclass yang membahas musik tradisi Nusantara.

"Tentunya kami mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya karena Kemendikbud Ristek juga tahun ini sangat fokus terhadap kemajuan musik tradisi. Ke depannya, semoga ini menjadi wadah baru bagi semua pihak untuk menyampaikan musik tradisi dan memperkuat ekosistem musik kita," pungkasnya.

Baca juga: International Ethnic Music Festival jadi wadah apresiasi musik tradisi

Baca juga: Kongres Musik Tradisi rekomendasikan pembelajaran musik tradisi

Baca juga: Musik tradisi Nusantara akan didata dan dikembangkan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel