Pemerintah Jadikan Maluku Lumbung Ikan Nasional yang Dikelola Swasta

Mohammad Arief Hidayat, Arrijal Rachman
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah akan menjadikan Maluku sebagai lumbung perikanan nasional. Untuk itu, satu wilayah yang berada di Ambon akan dipilih untuk dibangunkan kawasan terpadu pelabuhan perikanan.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, untuk merealisasikan program yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo sejak 2014, pemerintah akan investasi langsung ke lokasi tersebut.

"Maluku akan dijadikan sebagai lumbung ikan nasional dalam konteks itu, sesuai arahan Pak Presiden ke kami untuk mempersiapkan segala sesuatu," katanya saat konferensi pers virtual, Jumat, 5 Februari 2021.

Baca: Makhluk Aneh Mirip di Film Monster Inc Ditemukan di Maluku

Investasi tersebut dikatakan akan murni bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membangun infrastruktur dasar. Walaupun, belum ada angka pasti untuk kebutuhan anggarannya.

"Pemerintah dalam mempersiapkan infrastruktur dasar. Tidak ada cara lain bagi kami yang urus investasi bahwa Maluku harus didorong sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi baru," tegas Bahlil.

Setelah berbagai infrastruktur dasar terbangun, seperti pelabuhan perikanan dan kawasan industri, Bahlil menekankan bahwa pengelolaannya nanti akan sepenuhnya diserahkan kepada pihak swasta.

"Infrastruktur baik dari newport maupun pelabuhan perikanan dan kawasan perindustrian. Intinya ini adalah pola kerja sama antara investasi nanti yang dikelola swasta murni," katanya.

Sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo, Bahlil mengatakan bahwa untuk seluruh infrastruktur dasar, khususnya pelabuhan dan infrastruktur dasar lainnya akan terbangun pada 2023.

"Perintah Pak Presiden tidak boleh lama-lama, kita harus action cepat dian ditargetkan 2023 baik pelabuhan dan infrastruktur lainnya bahkan tenon-tenon untuk industrinya sudah bisa berjalan," ungkap Bahlil.

Adapun untuk proses perizinannya, dipastikannya pemerintah pusat, khususnya BKPM akan membantu secara penuh. Dengan demikian, diharapkan percepatan industri itu bisa terealisasi.