Pemerintah Minta Lab Disiplin Masukkan Hasil Tes Covid-19 ke PeduliLindungi

Merdeka.com - Merdeka.com - Jubir Pemerintah Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengungkapkan, penggunaan Aplikasi PeduliLindungi sudah mulai longgar. Dia meminta semua pihak tidak menyepelekan manfaat dari aplikasi itu.

"Dengan adanya aplikasi PeduliLindungi yang diketahui penggunannya sudah mulai longgar, mari berhati-hati jangan menyepelekan manfaat dari aplikasi tersebut," kata Reisa di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (15/7).

Reisa menjelaskan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi ini terbukti sangat efektif untuk menekan penularan di tengah tengah masyarakat sepanjang tahun 2021 hingga 2022. PeduliLindungi telah mencegah 3.733.067 orang dengan status merah dan 538.659 dengan status hitam atau sedang terinfeksi Covid-19 untuk mengakses ruang publik yang tertutup maupun melakukan perjalanan.

"Artinya aplikasi tersebut telah membantu untuk mencegah lonjakan kasus yang terjadi dalam masyarakat," jelasnya.

Untuk itu, Reisa mengimbau semua laboratorium harus disiplin menginput hasil tes hasil pemeriksaan Covid-19 ke dalam sistem NAR atau New All Record. Hal ini sangat penting guna mengetahui angka pasti kasus di dalam negeri dan segera bisa diambil langkah pencegahan penyebaran kasus.

"Dan semua pihak baik para pengusaha, tempat rekreasi, mal, restoran, kafe, tempat bermain, perkantoran, sekolah, dapat memanfaatkan aplikasi tersebut untuk tetap menjaga kelangsungan usahanya dengan melindungi pengunjung dan karyawannya," ucapnya. [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel