Pemerintah Pakai Teknologi Punya Google dan NASA Pantau PPKM Darurat

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah menggunakan teknologi untuk memantau mobilitas warga di masa PPKM darurat. Luhut Binsar Pandjaitan, koordinator PPKM Darurat untuk Pulau Jawa - Bali, mengatakan pemerintah bahkan sampai menggunakan perangkat teknologi milik asing supaya dapat mengawasi pergerakan warga selama masa pengetatan darurat.

"Kita engage Facebook Mobility dan Google Traffic serta cahaya malam dengan NASA (National Aeronautics and Space Administration). Dengan begitu, kita bisa lihat pelaksanaan dari PPKM ini apa dilaksanakan dengan baik," kata Luhut dalam siaran persnya secara virtual, Selasa, 6 Juli 2021.

Memantau pergerakan secara daring, pemerintah punya data untuk melakukan evaluasi PPKM darurat dan diharapkan dapat menurunkan mobilitas warga ketika keluar dari rumah.

"Jadi mobilitas ini bisa kita manage sampai minus 30 persen paling tidak, terus sampai 50 persen untuk menghadapi delta varian. Kita berharap bisa dalam minggu ini kita sudah dekat 50 persen, kemudian secara perlahan kasus mulai menurun," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini.

Untuk pelaksanaan di lapangan, kata Luhut, juga sudah diberikan penekanan kepada aparat TNI-Polri dan pemerintah supaya pelaksanaan PPKM darurat betul - betul dilaksanakan dengan optimal. Termasuk hal - hal seperti penyekatan jalan.

"Jangan diberikan pengecualian, di luar sektor kritikal dan esensial, atau pun untuk pelayanan publik," ujarnya.

Baca juga: Menkes: Tujuh Provinsi Rawan Serangan COVID-19 Varian Delta

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel