Pemerintah Pantau Ketersediaan BBM Selama Mudik Lebaran

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah terus memonitor ketersediaan BBM di berbagai SPBU selama masa mudik Lebaran 2022, terutama di titik-titik yang diperkirakan menjadi pusat keramaian arus mudik.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji mengatakan meski persiapan ekstra telah dilakukan, namun dinamika yang terjadi di lapangan hingga arus mudik selesai terus dipantau Pemerintah.

"Secara umum kesiapan stok dan distribusi BBM menghadapi arus mudik cukup bagus. Kita akan tetap pantau dinamika selanjutnya apa yang terjadi di lapangan," kata Tutuka dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM, Jakarta, Minggu (24/4).

Menurutnya, libur lebaran tahun ini menjadi akan sangat berbeda dibandingkan dalam 2 tahun terakhir yang dilarang. Sebab, akan menimbulkan euforia yang besar dari masyarakat sehingga harus disadari para pengelola SPBU dengan mempersiapkan ketersediaan pasokan BBM masyarakat.

"Penting bagi kami memberi kesan bagi Pertamina dan pengelola SPBU setempat bahwa kenaikan menjelang lebaran dan arus mudik tahun ini tidak seperti biasa. Itu harus diperhatikan betul dan dipersiapkan," tegasnya.

Pekan lalu, Tutuka telah melakukan inspeksi ke 11 SPBU di jalur non tol dan tol ini. Sebanyak 7 SPBU jalur non tol di Jawa Timur dan Jawa Tengah dan 5 lainnya SPBU di dalam tol di Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution memperkirakan ada peningkatan kebutuhan BBM menjelang libur lebaran. Maka pihaknya telah menyiapkan peningkatan stok BBM hingga unit-unit pengisian BBM.

Apabila terjadi keadaan darurat bagi masyarakat yang membutuhkan. Termasuk juga motorist yang siap melayani masyarakat yang membutuhkan BBM di tengah kemacetan.

Pertamina juga mengalihkan dispenser yang semula berisi Solar menjadi Pertalite. Sebab kebutuhan. solar selama arus mudik diperkirakan menurun. Mengingat adanya larangan beroperasinya truk-truk besar selama arus mudik dan kebutuhan Pertalite meningkat.

"Pertamina telah menyiapkan diri menyambut para pemudik. Sudah disiapkan SPBU-SPBU kantong, motorist, juga mobil tangki. Antisipasi peningkatan layanan operator dengan menambah jumlah tenaga kerja," kata Alfian Nasution.

Sementara itu, Komite BPH Migas Basuki Trikora Putra menilai kesiapan Pertamina dalam menghadapi peningkatan kebutuhan BBM masyarakat menghadapi libur lebaran sudah baik. Dukungan-dukungan untuk mengantisipasi peningkatan pembelian BBM, antara lain diberikan fasilitas kredit. Termasuk ada SPBU kantong dan motoris untuk mengantisipasi antrean.

"Kita akan pantau terus perkembangannya di mana puncaknya diperkirakan pada H-1 atau H-2," kata Basuki. [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel