Pemerintah Persiapkan Peluncuran Pita Frekuensi 700 MHz untuk 5G

Merdeka.com - Merdeka.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengungkapkan rencana peluncuran pita frekuensi rendah 700MHz untuk layanan 5G di sela ajang The 8th Asia Pacific Spectrum Management Conference yang baru-baru ini digelar di Bangkok, Thailand.

Direktur Penataan Sumber Daya Kemkominfo, Denny Setiawan mengatakan sebagai tindak lanjut dari peluncuran layanan komersial 5G tahun lalu, pemerintah Indonesia berharap dapat meluncurkan pita frekuensi rendah 700MHz untuk penyelenggaraan layanan 5G pada akhir tahun 2022 atau awal tahun 2023.

"Saat ini pemerintah juga tengah melakukan proses refarming dan reassignment untuk 5G pada pita frekuensi sedang 3,5GHz, yang direncanakan akan diluncurkan pada tahun 2023. Sementara itu, penggunaan pita frekuensi 6GHz dan 4,9GHz untuk IMT 5G baru akan diputuskan setelah WRC-23," jelas dia.

Selain pembicara dari Indonesia, konferensi regional ini juga menghadirkan pembicara dari sektor regulasi di negara-negara Tiongkok, Kamboja, Korea Selatan, Thailand, dan Vietnam; perwakilan dari operator layanan terkemuka seperti China Mobile dan Axiata, vendor telekomunikasi terkemuka seperti Huawei, dan organisasi industri internasional termasuk GSMA. Konferensi ini dibuka secara resmi oleh Dr. Mario Maniewicz, Director of Radio Communications Bureau ITU dan Masanori Kondo, Secretary General APT.

Chief Technology Officer Huawei Indonesia Alex Xing mengatakan, sebagai syarat kunci konektivitas seluler, spektrum merupakan sumber daya yang sangat langka dan luar biasa penting.

"Spektrum IMT terharmonisasi global, antara lain 700MHz, 3,5GHz, dan 6GHz berlisensi, akan menjadi penentu utama dalam perjalanan inovasi dan inklusi digital masa depan," terang dia.

Alex melanjutkan, saat ini di Indonesia ada lebih dari 370 juta koneksi seluler, dan penetrasi ponsel pintar telah melampaui 90 persen. Meningkatnya konektivitas pita lebar seluler telah berdampak pada persyaratan yang berlaku atas spektrum.

"Semua ini akan mendorong potensi nilai yang dapat diciptakan oleh spektrum pada masyarakat dan ekonomi," ujar Alex.

Spektrum merupakan sumber daya mendasar dalam pengembangan industri komunikasi seluler, serta elemen inti untuk 5G dan 5G Advanced. Untuk itu, perlu dilakukan perencanaan yang harmonis dan jelas dalam menyusun peta jalan dan standar spektrum. [faz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel