Pemerintah Pusat Tak Izinkan Formula E di Monas, Ini Alasannya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara bidang komunikasi dan media, Faldo Maldini mengatakan alasan pemerintah pusat tak mengizinkan helatan Formula E dilakukan di Monumen Nasional atau Monas.

"Lewat diskusi yang mendalam dan dialog yang cukup intensif terkait ini, sampai lah pembicaraan untuk menggunakan lokasi lain. Mengingat, getaran dan berbagai resiko yang bisa berpotensi merusak cagar budaya Monas," kata dia dalam keterangan diterima, Senin (11/10/2021).

Meski pemerintah pusat menyatakan larangannya terhadap penggunaan kawasan Monas, namun Faldo meluruskan, kawasan sekitar seperti Jalan Medan Merdeka masih tetap diperbolehkan.

"Kawasan Medan Merdeka masih tetap dapat digunakan, meliputi Jalan Merdeka Timur, Selatan, Barat sampai dengan putaran balik depan RRI. Tidak ada larangan," kata Faldo.

Dia menambahkan, pemerintah pusat terus memantau progres balap Formula E tersebut dengan kordinasi bersama Pemerintah Provinsi DKI.

Dia meyakini, semua kemungkinan terbaik akan didukung dalam perhelatan yang rencananya digelar pada 2022 mendatang.

"Semua kemungkinan terbaik lah yang ingin kita capai, terutama terkait lokasi ini," Faldo menandasi.

Tak Menampik

Sebelumnya Wakil Gubernur DKI Riza Patria tak menampik adanya larangan menggunakan kawasan Monas. Karenanya, pihak Pemprov DKI melalui PT Jakarta Propertindo (Jakpro) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tengah menyiapkan lima lokasi alternatif untuk ajang balap tersebut.

Namun, politikus Gerindra itu tidak mau merincinya lebih lanjut. Meski dia sempat melontar dua di antaranya, yakni di Senayan dan Pantai Kita Maju Bersama atau pulau reklamasi di Jakarta Utara.

"Nanti kita tunggu ya, sedang dikoordinasikan dari pihak Formula E nanti yang akan datang, untuk memastikan mana yang terbaik dari pilihan-pilihan alternatif yang ada," kata Riza, Jumat 8 Oktober 2021.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel