Pemerintah Revisi Aturan, Jabodetabek Kembali PPKM Level 1

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan Inmendagri Nomor 35 tahun 2022 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali. Aturan ini menggantikan Inmendagri Nomor 33.

Dalam Inmendagri Nomor 35, seluruh wilayah di Pulau Jawa dan Bali turun ke level 1. Pada aturan sebelumnya, ada 14 daerah yang naik ke level 2. Termasuk Jabodetabek.

Tito dalam Inmendagri mengatakan penerbitan aturan ini menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo agar melaksanakan PPKM di wilayah Jawa dan Bali, sesuai dengan kriteria level situasi pandemi Covid-19.

"Berdasarkan review yang telah dilakukan dan asesmen serta untuk melengkapi pelaksanaan PPKM yang mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan dalam rangka pengendalian penyebaran Covid-19," kata Tito dikutip Rabu (6/7).

Wilayah PPKM Level 1

Berikut ini daftar lengkap wilayah di Jawa Bali yang menerapkan PPKM Level 1:

DKI Jakarta

Kepulauan Seribu

Jakarta Barat

Jakarta Timur

Jakarta Selatan

Jakarta Utara

Jakarta Pusat

Banten

Kota Cilegon

Kabupaten Serang

Kabupaten Pandeglang

Kabupaten Lebak

Kota Serang

Kota Tangerang

Kabupaten Tangerang

Kota Tangerang Selatan

Jawa Barat

Kabupaten Kuningan

Kota Sukabumi

Kota Cirebon

Kota Bandung

Kabupaten Tasikmalaya

Kabupaten Sukabumi

Kabupaten Purwakarta

Kabupaten Pangandaran

Kabupaten Majalengka

Kota Tasikmalaya

Kota Cimahi

Kota Banjar

Kabupaten Karawang

Kabupaten Indramayu

Kabupaten Cirebon

Kabupaten Cianjur

Kabupaten Ciamis

Kabupaten Bandung Barat

Kabupaten Bandung

Kabupaten Sumedang

Kabupaten Subang

Kabupaten Garut

Kota Bogor

Kota Bekasi

Kota Depok

Kabupaten Bogor

Kabupaten Bekasi

Jawa Tengah

Kota Semarang

Kota Magelang

Kabupaten Banyumas

Kabupaten Semarang

Kabupaten Demak

Kabupaten Wonosobo

Kabupaten Wonogiri

Kabupaten Temanggung

Kabupaten Tegal

Kabupaten Sukoharjo

Kabupaten Sragen

Kabupaten Rembang

Kabupaten Purworejo

Kabupaten Purbalingga

Kabupaten Pemalang

Kabupaten Pati

Kabupaten Magelang

Kabupaten Kudus

Kota Tegal

Kota Surakarta

Kota Salatiga

Kota Pekalongan

Kabupaten Klaten

Kabupaten Kendal

Kabupaten Kebumen

Kabupaten Karanganyar

Kabupaten Cilacap

Kabupaten Banjarnegara

Kabupaten Pekalongan

Kabupaten Jepara

Kabupaten Grobogan

Kabupaten Brebes

Kabupaten Boyolali

Kabupaten Blora

Kabupaten Batang

DI Yogyakarta

Kabupaten Sleman

Kabupaten Bantul

Kota Yogyakarta

Kabupaten Kulonprogo

Kabupaten Gunungkidul

Jawa Timur

Kabupaten Sidoarjo

Kota Surabaya

Kota Mojokerto

Kota Madiun

Kota Kediri

Kota Blitar

Kabupaten Tuban

Kabupaten Lamongan

Kota Pasuruan

Kabupaten Gresik

Kabupaten Bojonegoro

Kabupaten Tulungagung

Kabupaten Trenggalek

Kabupaten Situbondo

Kabupaten Ponorogo

Kabupaten Pacitan

Kabupaten Ngawi

Kabupaten Magetan

Kabupaten Madiun

Kabupaten Lumajang

Kota Probolinggo

Kota Malang

Kota Batu

Kabupaten Kediri

Kabupaten Jombang

Kabupaten Bondowoso

Kabupaten Blitar

Kabupaten Banyuwangi

Kabupaten Sumenep

Kabupaten Sampang

Kabupaten Probolinggo

Kabupaten Pasuruan

Kabupaten Nganjuk

Kabupaten Mojokerto

Kabupaten Malang

Kabupaten Jember

Kabupaten Bangkalan

Kabupaten Pamekasan

Bali

Kabupaten Jembrana

Kabupaten Bangli

Kabupaten Karangasem

Kabupaten Badung

Kabupaten Gianyar

Kabupaten Klungkung

Kabupaten Tabanan

Kabupaten Buleleng

Kota Denpasar.

Baca juga:

PPKM di Tangsel Kembali Level 2, Penerapan Prokes Masyarakat Ditingkatkan

Jakarta PPKM Level 2, Wagub DKI Imbau Masyarakat Percepat Vaksinasi Booster

PPKM Jakarta Naik jadi Level 2, Anies: Saya Komunikasikan ke Pemerintah Pusat

Jabodetabek PPKM Level 2, Kapasitas Transportasi Umum Tetap 100 Persen

Jabodetabek PPKM Level 2, WFO Sektor Non-essensial Maksimal 75 Persen

PPKM Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi dan Sorong Naik jadi Level 2

[rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel