Pemerintah Segera Lelang Proyek Pembangunan Istana Wapres Hingga Rumah Ibadah di IKN

Merdeka.com - Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan segera melelang pembangunan Istana Wapres dan Kompleks Peribadatan di IKN Nusantara. Proses lelang selanjutnya akan disusul oleh pembangunan Kompleks Perkantoran Legislatif dan Kompleks Perkantoran Yudikatif di kawasan IKN Nusantara.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti mengatakan, ini merupakan tindak lanjut dari penetapan pemenang sayembara konsep perancangan kawasan dan bangunan gedung di wilayah proyek ibu kota baru tersebut.

"Nanti yang akan kita prioritaskan tentunya Istana Wapres terlebih dahulu. Kemudian yang kedua adalah Kompleks Peribadatan, Kemudian yang ketiga antara (Kompleks Perkantoran) Yudikatif dan Legislatif nanti kita akan sama-sama lelangkan bersama-sama," jelasnya di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (18/7).

Pasca penetapan pemenang sayembara, Cipta Karya selaku pemegang hak nantinya bakal menyusun desain dasar (basic design) yang kelak akan dikolaborasikan. Khususnya untuk tiap kategori yang punya dua pemenang sebagai juara 2.

"Kalau tadi (Istana) Wapres itu kan pemenangnya kan dua semuanya. Jadi berarti kita harus kolaborasikan. Kita ambil unsur-unsur mana dari Huma Betang Umai dan mana yang dari Istana Kerakyatan. Setelah pemenang ini kita akan susun basic design, kita akan kolaborasikan. Butuh waktu sekitar 1-2 bulan," ujar Diana.

Selanjutnya pemerintah akan menghitung perkiraan kebutuhan biaya pembangunannya. Saat ini, angkanya belum ditetapkan karena belum ada perencanaan teknisnya.

"Setelah ada basic design, kita baru bisa mengira-ngira, kira-kira kebutuhan dari pembangunan untuk (Istana) Wapres, kemudian peribadatan, setelah ini baru bisa kita sampaikan nanti pada saat kita melakukan pengumuman lelang nanti ya," pungkas Diana.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel