Pemerintah Siapkan Kerja Sama Startup Tangani Pasien Covid-19 ke Rumah

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian BUMN berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 untuk bekerja sama dengan sejumlah perusahaan rintisan atau start up agar dapat melakukan pemeriksaan medis warga di rumah.

"BUMN diminta juga oleh Gugus Tugas untuk menyatukan berbagai plarform Gojek, Grab, Halodok, Sobatdokter, dan lain-lain. Kerja sama ini untuk men-support pasien-pasien yang mau tinggal di rumah," tutur Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga di Kantor Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (24/3/2020).

Menurut dia, sejumlah startup tersebut akan mengunjungi kediaman warga, khususnya mereka yang dinyatakan positif Covid-19 namun bukan kategori berat dan memilih untuk mengisolasi diri di rumah.

"Dengan selesainya menyatukan ini semua, akan membantu Gugus Tugas. Mereka bisa daftar nanti didaftarkan di Halodok dan lain-lain satu per satu. Semua perlengkapan, APD, akan disupport Gugus Tugas," jelas dia.

Arya juga menyarankan agar para relawan dan dokter di seluruh wilayah Indonesia yang ingin bergabung, juga dapat mendaftarkan diri ke sejumlah startup tersebut.

"Mudah-mudahan dalam minggu ini siap dan dapat membantu masyarakat yang mengambil langkah mengobati diri di rumah," Arya menandaskan.

Sudah Ada Pasien

Sebelumnya, Arya Sinulingga menyampaikan, sudah ada pasien Covid-19 yang ditangani di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Begitu sore dibuka, hanya dalam waktu sejam masuk 30 pasien," tutur dia.

Menurut Arya, antrean sempat terjadi lantaran petugas menangani pasien satu per satu, sementara yang datang membludak.

"Jadi kami mohon dimaklumi," jelas dia.

dia mengatakan, pihaknya menyulap Wisma Atlet menjadi RS Darurat dalam kurun waktu 4 hari. Berbagai alat kesehatan disediakan, mulai dari PCR, tes paru-paru, hingga tabung oksigen.

"Benar-benar layak sebagai RS. Kemarin puncaknya Pak Jokowi sudah meresmikan dan melihat, sehingga bisa melayani 1.500 pasien tahap pertama. Untuk tahap berikutnya akan menggunakan tower selanjutnya," Arya menandaskan.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini: