Pemerintah Ucapkan Belasungkawa pada Keluarga Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia

·Bacaan 1 menit
Petugas pemulasaraan jenazah Covid-19 memakamkan jenazah yang meninggal ketika menjalani isolasi mandiri di Kampung Gedong, Jakarta, Sabtu (10/7/2021). Proses pemulasaran jenazah dilakukan sesuai prokes Covid-19 dikarenakan hasil test swab korban positif. (merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah menyampaikan belasungakawa kepada keluarga yang kehilangan saudaranya akibat Covid-19. Belasungkawa itu diutarakan melalui Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi.

"Pemerintah kambali menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang mendalam untuk setiap keluarga yang kehilangan sanak saudaranya," kata Dedy dalam youtube sekretariat presiden, Sabtu (10/7/2021).

Dedy mengungkapkan, angka kematian Covid-19 pada Sabtu (10/7/2021) ini mencapai 826 orang. Tenaga kesehatan juga termasuk dalam angka korban jiwa tersebut.

"Korban meninggal juga termasuk tenaga kesehatan dan petugas yang bekerja terus-menerus untuk merespons situasi darurat ini," ucapnya.

Lebih lanjut, Dedy mengatakan, terdapat 28.561 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir. Menurutnya, angka kesembuhan tersebut menunjukkan hal positif.

"Kita patut bersyukur bahwa angka kesembuhan kita hari ini mencapai 28.561 orang, hampir menyamai rekor kesembuhan kita kemarin," ucapnya.

Kasus Covid-19 Masih Tinggi

Di samping itu, ia menyebut bahwa angka kasus konfirmasi harian Covid-19 juga masih tinggi. Dari data yang ia lihat angka kasus positif corona diatas 35.000 orang.

"Namun, angka kasus baru masih tinggi dimana penambahan kasus Covid-19 hari ini mencapai 35.094 kasus," ujarnya.

Reporter: Genan

Sumber: Merdeka

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel