Pemerintah Ungkap Tantangan Terbesar Program Vaksinasi Covid-19 di Indonesia

·Bacaan 1 menit
Seorang perawat menunjukkan vaksin Sputnik V untuk melawan virus corona di sebuah klinik di Moskow, Sabtu (5/12/2020). Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pihak berwenang memulai vaksinasi massal untuk orang-orang berisiko tinggi tertular Covid-19. (Kirill KUDRYAVTSEV/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Dr. Siti Nadia Tarmizi menyebut sejumlah tantangan yang dihadapi dalam program vaksinasi covid-19. Namun Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI itu menyebut pemerintah terus melakukan upaya maksimal untuk mengatasinya.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan hingga hari ini sudah ada 35.855.211 orang yang mendapat vaksin covid-19 lengkap. Jumlah tersebut setara dengan 17,22 persen dari total sasaran vaksinasi.

"Tantangan terbesar untuk vaksinasi covid-19 adalah terkait suplai vaksin itu sendiri. Kita masih tergantung dari produsen kapan mengirimnya," ujar dr. Nadia dalam acara virtual class "Prediksi Pandemi Masih Panjang, Bagaimana Strategi Pemberian Vaksin yang Tepat?" yang digelar Selasa (31/8/2021).

"Hingga saat ini baru sekitar 200 juta dosis yang diterima. Sementara sisanya baru tersedia bertahap hingga akhir tahun nanti," katanya menambahkan.

Dr. Nadia juga menjelaskan jumlah target untuk vaksinasi covid-19 juga cukup besar. Selain itu tenaga vaksinator yang masih terbatas.

"Proses distribusi untuk vaksin tertentu seperti Pfizer juga merupakan tantangan tersendiri. Prosedurnya jauh lebih rumit sehingga kami berharap masyarakat bersabar," ujarnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel