Pemerintah Waspadai Asap Pembakaran Sawah Usai Panen Masuk Jalan Tol

Merdeka.com - Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mewaspadai dampak asap pembakaran sawah yang masuk ke jalan tol usai petani melakukan panen. Salah satu dampaknya, kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Pejagan-Pemalang Km 235 jalur A, yang menyebabkan sebanyak 13 kendaraan mengalami kecelakaan beruntun pada Minggu (18/9) sore.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengatakan, pemerintah akan melakukan pengawasan ketat terhadap pergerakan lalu lintas di jalan tol yang berdekatan dengan lahan sawah.

"Kami akan meningkatkan pengawasan kami, mengingat sekarang ada situasi yang tidak baik. Selesai panen banyak pembakaran oleh para petani dari sisa panen, dan akan memasuki musim penghujan," ujarnya dalam sesi press conference, Senin (19/9).

Tak hanya itu, Kementerian PUPR juga meminta Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk ikut memperketat pengawasan di ruas jalan bebas hambatan yang dikelolanya.

"Kementerian PUPR meminta seluruh operator jalan tol untuk meningkatkan patroli rutin, memastikan kalau ada potensi gangguan koridor jalan tol terhadap pengoperasian jalan tol dan lalu lintas itu bisa termitigasi dengan baik sesuai SOP yang berlaku," tuturnya.

"Termasuk kerja sama intensif dengan pemda dan masyarakat di sepanjang koridor tol tersebut," tegas Hedy.

Tujuannya, untuk mengurangi risiko gangguan yang bersumber dari kegiatan-kegiatan sosial ekon masyarakat yang berpengaruh atau membahayakan kepada operasi dan pengguna jalan tol. "Kementerian PUPR melakukan pengawasan, oleh BUJT menjamin keselamatan pengguna jalan," pinta Hedy.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]