Pemerkosa Pedagang Sayur Dicokok di Bandung

Laporan Wartawan Tribunnews.com Nurmulia Rekso P

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah lebih dari satu minggu melakukan pengejaran, tim gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Kota Depok berhasil menangkap pelaku perampokan dan pemerkosaan terhadap seorang pedagang sayur di Depok, yang menggunakan angkot dalam aksinya.

Kapolres Kota Depok, Kombes Pol Mulyadi Kaharani, kepada wartawan, Sabtu (24/12/2011), mengatakan penangkapan dilakukan pada Jumat sore (23/12/2011) kemarin. Tiga di antara empat pelaku berhasil diamankan petugas di kawasan Bandung, Jawa Barat, di rumah kakek seorang pelaku.

Ketiga tersangka itu adalah YBR alias R, DR alias D, dan seorang perempuan yang merupakan kekasih YBR yakni AI (18). Mereka diamankan setelah melakukan pelarian ke sejumlah tempat, antara lain Bekasi, Cirebon dan terakhir Bandung. Ketiganya langsung digelandang ke Mapolres Kota Depok.

YBR adalah orang yang melakukan penodongan sembari mengacungkan golok terhadap RS, ia juga yang melakukan pemerkosaan. Sementara DR bertugas sebagai sopir angkot saat itu, dan AI hanya duduk disebelah RS saat insiden tersebut berlangsung.

"Sindikat ini diketahui sudah berkali-kali melancarkan aksi perampokan, di daerah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan di Depok," katanya.

Polisi juga masih melakukan pengejaran terhadap MSD, yang melakukan pelecehan terhadap RS di atas angkot M-26 pada 14 Desember lalu.

Dari kasus tersebut, petugas juga mengamankan sebuah mobil Grand Max bernomor Polisi B 2002 VT, satu buah pisau kecil, satu buah samurai, dua buah golok, dua potong sweeter abu-abu, satu potong kaos warna hitam dan satu buah celana pendek bernoda darah.

"Penangkapan Ini adalah kado natal dan tahun baru dari Polisi untuk masyarakat," tandasnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.