Pemilik Gucci siap dengan pekan mode Milan dan Paris tanpa pengunjung China

Oleh Sarah White dan Melissa Fares

PARIS/NEW YORK (Reuters) - Gucci dan label-label mewah lainnya milik Kering dari Perancis memperkirakan khalayak yang lebih sedikit pada acara catwalk mereka bulan ini, karena para pembeli dan influencer China akan kehilangan jadwal pemasaran penting ini.

Perusahaan-perusahaan barang mewah termasuk Kering sudah mengalami pukulan terhadap penjualan akibat wabah virus corona begitu mereka menutup toko-tokonya di China dan menangguhkan kampanye iklan di salah satu pasar teratas barang-barang mewah.

Ketua Francois-Henri Pinault mengatakan pada Rabu bahwa Kering berharap bisa menggunakan tautan video untuk menambal tamu yang tidak bisa datang akibat wabah tersebut.

Para desainer bersiap menyajikan gaya wanita terbaru mereka di London mulai Jumat setelah pekan mode New York, sementara presentasi oleh beberapa merek terbesar dunia dijadwalkan kemudian pada Februari di Milan dan lalu Paris.

"Semua profesional industri ini yang tadinya mau datang dari Asia tidak akan datang," kata Pinault setelah pengumuman kinerja Kering, yang memperkirakan bahwa mereka biasanya mengambil porsi 40% dari total peserta fashion show-nya.

Merek Gucci dari Kering dan Bottega Veneta melakukan presentasi di Milan, sedangkan Saint Laurent, Balenciaga dan Alexander McQueen menuanrumahi showcase mereka di Paris, di mana mereka bersaing dengan merek-merek seperti Chanel atau Christian Dior dari LVMH.


INFLUENCER

Meskipun pembeli dan penggemar mode sering melihat catwalk ekstravaganza secara online, pekan mode tetap setara dengan pameran dagang bagi perusahaan-perusahaan barang mewah.

Pembeli pasar swalayan, klien, dan jurnalis biasanya hadir, di samping influencer media sosial, yang kini menjadi bagian pokok dari strategi publisitas sebuah merek, khususnya di China.

"Tidak memiliki pengecer dan pembeli Asia akan menjadi kerugian besar," kata Robert Burke, konsultan barang mewah pada Robert Burke Associates, seraya menambahkan bahwa pekan mode New York menjadi "lebih ramping dari biasanya".

"Pekan mode tetap penting, terutama karena perhatian global yang diterima merek melalui media dan ulasan media sosial," kata dia.

Pinault mengatakan tempat duduk di beberapa acara akan dikurangi dan Kering akan memangkas anggarannya karena berkurangnya peserta. Perusahaan jarang mengungkapkan biaya penyelenggaraan pertunjukan, namun biayanya bisa mencapai lebih dari 1 juta dolar AS, kata orang dalam industri ini.

Kamar mode nasional Italia CNMI mengatakan pekan lalu bahwa tiga desainer China telah membatalkan penampilan pada pekan mode Milan pada 18-24 Februari, dan sekitar 1.000 orang China yang tadinya diharapkan hadir tak mungkin muncul.

Federasi mode Prancis mengatakan enam desainer China juga akan membatalkan presentasi yang dijadwalkan berlangsung antara 24 Februari sampai 3 Maret.

(Laporan Silvia Aloisi dan Sarah White di Paris dan Melissa Fares di New York)