Pemilik Kucing yang Dijagal di Medan Ingin Tangan Pelaku Dipotong

Raden Jihad Akbar, Putra Nasution (Medan)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kasus penjagalan kucing di Kota Medan, Sumatera Utara menjadi sorotan publik danviral di sosial media. Pemilik kucing Sonia Rizkika sudah membuat laporan ke Polsek Medan Area dan pihak Kepolisian sudah melakukan cek ke tempat kejadian perkaran (TKP).

Namun, ada harapan disampaikan oleh Sonia, warga Kecamatan Medan Denai, Kota Medan itu. Agar pelaku secepatnya ditangkap dan dihukum seberat-beratnya atas perbuatannya membunuh kucing kesayangannya bernama Tayo dengan sadis.

"Saya benarnya, kalau ditanya pingin dihukum apa (pelaku) Pingin tangannya (pelaku) dipotong, supaya dia gak bisa ngapain (membunuh) hewan lagi. Kayaknya tidak mungkin, karena ?gak (ada) gitu hukum di Indonesia. Masuk penjara syukur," ungkap Sonia saat dikonfirmasi VIVA, Kamis malam, 28 Januari 2021.

Baca juga: Kapolri Listyo Sigit Ungkap Pentingnya Sinergi dengan Nahdlatul Ulama

Sonia juga berharap ada upaya hukum yang tegas dilakukan petugas Kepolisian untuk memberikan efek jera kepada pelaku penjagalan hewan pelihara itu. Kemudian, pelaku segara ditangkap dan dijebloskan ke penjara.

?"Harapan saya tentang kasus ini, kepada pihak Kepolisian. Pastinya, sama harapannya kita semua. Kasusnya cepat dituntutaskan dan pelakunya cepat ditangkap," ungkap Sonia.

Sonia melaporkan pencurian dan pembunuhan sadis kucing yang diberikan nama Tayo ke Mako Polsek Medan Area. Dia mengucapkan terima kasih atas respons cepat dilakukan pihak kepolisian dengan melakukan olah TKP.

"Karena, pelakunya belum diapa-apain, belum ditangkap gitu. Kalau bisa masuk penjara, kenapa tidak?," ungkap Sonia.

Kucing Tayo sudah dipelihara beberapa waktu belakang ini oleh Sonia. Hilangnya, Tayo membuat perasaannya sedih. Atas hal itu, ia mencari keberadaan hewan peliharanya hilang, hingga ditemukan Tayo dalam tak bernyawa dengan kondisi tinggal kepala saja di dalam karung goni.

Kisah kucing malang itu, dibagi cerita di ?akun Instagram @soniarizkikarai, pada Rabu kemarin, 27 Januari 2021. Melalui postingan nya, Sonia mengumumkan kehilangan kucingnya bernama Tayo. Kemudian dia bersama dengan temannya, Wulan, mencari kucing tersebut.

Sonia menerima informasi kucingnya dimasukkan ke dalam karung goni oleh seseorang di Jalan Tangguk Bongkar 7 Medan, Mandala, Medan Denai, Kota Medan. Setelah bertanya-tanya kepada warga sekitar akhirnya dia berhasil menemukan rumah orang yang mengambil kucingnya.

Setelah tiba di lokasi yang dimaksud, Sonia dan Wulan menemukan sebuah karung goni. Tampak pikir panjang Wulan lalu membukanya.

"Setelah membukanya kami melihat banyak kepala kucing, bahkan kucing yang sedang hamil juga ada dan setelah itu saya lemas," tulis Sonia.

Setelah melihat karung itu, Wulan mengatakan ada kepala yang mirip dengan Tayo. "Lalu Bu Wulan bilang, Nia ini ada kepala Tayo. Saya pun tak sanggup lagi berdiri dan menangis sejadi jadinya," ujar Sonia.

Postingan Sonia sontak viral di Instagram dan menjadi perhatian netizen. Atas hal itu, Polsek Medan Area menerjunkan anggotanya dengan melakukan pengecekan TKP dan menemukan karung goni berisikan kepala kucing dan organ tubuh kucing. Kemudian, diamankan dan dibawa ke Mako Polsek Medan Area.