Pemilu 2014 Diprediksi tak Kurangi Jumlah Partai

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pemilu 2014 diprediksi tidak akan mengurangi jumlah partai politik yang ada saat ini di parlemen. Apalagi, UU Pemilu yang telah disahkan hanya berubah di poin ambang batas parlemen menjadi 3,5 persen secara nasional.

"Tidak terlalu banyak mengurangi jumlah partai, paling hanya satu atau dua partai saja yang hilang," kata Pengamat politik UGM, Mada Sukmajati saat dihubungi Republika, Senin (16/4).

Menurutnya, UU Pemilu yang disahkan pada pekan lalu tak akan membawa banyak perubahan dalam wajah parlemen. Rencana untuk menyederhanakan partai pada pemilu-pemilu mendatang pada akhirnya tidak tercapai.

Mada melihat proses politik yang terjadi hanya menghabiskan waktu pembahasan yang lama, tetapi secara substantif tidak banyak berubah.

"Perdebatannya tidak jelas sehingga tidak tahu UU Pemilu ini mau diarahkan kemana. Yang terjadi hanya tawar menawar kekuatan politik. Elitis dan UU ini tak banyak mengubah konstelasi politik," katanya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.