Pemimpin Kuba Dukung Venezuela Terkait Kesembuhan Chavez

Kuba (AFP/ANTARA) – Presiden Kuba Raul Castro pada Sabtu menyuarakan dukungannya terhadap pemerintah Venezuela, saat pemimpinnya yang menderita kanker, Hugo Chavez, sembuh di Havana, tanpa tanda-tanda kapan atau apakah dia akan pulang.


Castro membuat beberapa komentar dalam sebuah pertemuan dengan Wakil Presiden Venezuela Nicolas Maduro, yang tiba di ibu kota Kuba pada Jumat malam untuk memeriksa kondisi bosnya, yang mengalami tahap sulit keempatnya atas operasi kanker bulan lalu.


Chavez (58) belum pernah terlihat sejak satu bulan, dan jadwal pelantikannya pada Kamis berubah menjadi kampanye public, dengan ribuan pendukung Chavez (Chavistas) bergabung dengan para pemimpin daerah guna menunjukkan dukungan terhadap presiden sayap kiri yang disegani itu.


Castro “menyatakan keyakinannya pada kemampuan rakyat Venezuela dan institusi mereka untuk menangani dan mengatasi tantangan apapun,” kata sebuah pernyataan pemerintah.


“Raul dan Maduro membagi kepuasan bersama mereka dengan demonstrasi dukungan yang emosional untuk Venezuela dan Presiden Chavez pada 10 Januari di Caracas,” tambahnya.


Maduro, yang dipilih oleh Chavez sebagai pewaris politiknya sebelum operasi, menghadiri sebuah misa pada pukul 5:00 (waktu setempat) di katedral Havana, untuk mendoakan kesehatan presiden Venezuela itu.


Ketidakpastian yang mengitari kondisi Chavez mengguncang Venezuela, negara dengan cadangan minyak yang terbukti terbesar di dunia.


Pemerintah terpaksa menunda pelantikan yang sudah dijadwalkan kepada presiden pada Kamis, yang jelas tidak dapat Chavez hadiri. Pihak berwenang bersikeras bahwa konstitusi negara itu memungkinkan Chavez untuk mengambil sumpah jabatan di kemudian hari.(kn/ml)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.