Peminat Lelang Camat dan Lurah Hampir 1000 Orang

TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah pendaftar lelang jabatan camat dan lurah DKI Jakarta terus meningkat. Hingga pukul 10.30 WIB, tercatat sudah ada 996 pendaftar. "Dari 996 itu, 308 pendaftar camat dan 668 pendaftar lurah," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) I Made Karmayoga, kepada Tempo, Rabu, 16 April 2013.

Menurut Made, pendaftaran dua jabatan ini ditargetkan perbandingannya mencapai 1 : 6 atau sekitar 1.866 pendaftar dari 311 jabatan yang tersedia untuk dilelang. Dari 311 jabatan yang ada, 44 jabatan disediakan untuk camat dan 267 jabatan untuk lurah.

Ratusan jabatan camat dan lurah yang dilelang itu untuk mengisi 8 kecamatan dan 44 kelurahan di Jakarta Pusat, 10 kecamatan dan 65 kelurahan di Jakarta Timur, serta 8 kecamatan dan 56 kelurahan di Jakarta Barat. Selain itu, mereka disiapkan juga untuk 10 kecamatan dan 65 kelurahan di Jakarta Selatan, 6 kecamatan dan 31 kelurahan di Jakarta Utara, dan 2 kecamatan dan 6 kelurahan di kecamatan Pulau Seribu.

Sayangnya Made tidak mengetahui dari mana saja asal para peminat lelang dua jabatan ini. Yang jelas menurut dia, banyaknya jumlah pendaftar menunjukkan antusias warga DKI yang cukup tinggi meski mereka tau harus melalui proses yang panjang untuk mendapatkan jabatan tersebut. "Harapan untuk lebih maju yang mendorong antusiasme untuk mendaftar," ujarnya.

Pendaftaran lelang jabatan ini dibuka sejak tanggal 8 hingga 22 April nanti. Setelah persyaratan administrasi pendaftar dinyatakan lolos, pendaftar harus mengikuti ujian online. Setelah dinyatakan lolos ujian online pendaftar kemudian akan mengikuti ujian kompetensi.

RUCITRA DEASY FADILA

Berita Populer Lainnya:

VIDEO Bom Meledak di Boston, #prayforboston

Gayus Tambunan Beli Rumah Dekat Penjara Sukamiskin

Ustad Indonesia Orang Berpengaruh di New York

Ini Dia Vicky Vette si Penggoda Akun @SBYudhoyono 

Kata Saksi Bom Boston

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.