Pemkab Bekasi dorong warga miliki hunian terjangkau

Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mendorong warga untuk segera memiliki hunian terjangkau dengan memanfaatkan program penyaluran kredit kepemilikan rumah melalui fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan dari perbankan.

"Seperti program KPR dari BJB ini, sangat membantu warga memiliki hunian terjangkau, memudahkan penjualan pengembang properti, hingga meningkatkan geliat ekonomi daerah," kata Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan di Cikarang, Jumat.

Dia mengatakan melihat peluang besar bagi masyarakat ini, pemerintah daerah akan terus mendorong pemenuhan kebutuhan rumah tinggal melalui kolaborasi dengan pihak perbankan dan swasta.

"Saya yakin melalui kolaborasi pentahelix ini mampu membangun Kabupaten Bekasi lebih cepat dan lebih baik lagi," ucapnya.

Baca juga: Perumnas kian agresif penuhi kebutuhan hunian masyarakat

Dirinya mengapresiasi program Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Cikarang sebagai upaya yang baik demi meningkatkan kesejahteraan sekaligus kehidupan layak masyarakat melalui pelayanan prima.

"Saya berharap dapat mendongkrak daya dan upaya masyarakat untuk memiliki rumah impian dengan harga murah, uang muka terjangkau, dan cicilan ekonomis. Semoga BJB senantiasa memberikan program pro rakyat dengan menyediakan fasilitas perbankan yang mudah dan terjangkau bagi masyarakat Kabupaten Bekasi khususnya," ucapnya.

Dani berharap BJB semakin memperluas jangkauan hingga mampu menyasar masyarakat pedesaan dengan memanfaatkan teknologi digital agar segenap lapisan masyarakat dapat menerima manfaat program yang dihadirkan.

Baca juga: BRI dan BP Tapera sinergikan ekosistem pembiayan rumah murah

Kepala Cabang BJB Cikarang Arfandy mengatakan program akad massal simbolis kepada 77 calon debitur KPR sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) ini dalam rangka memperingati HUT Proklamasi ke-77 RI sekaligus momentum Hari Perumahan Nasional.

Dia menjelaskan program ini menyalurkan total 5.500 unit hunian dengan skema KPR di seluruh Provinsi Jawa Barat dengan kuota terbanyak didapatkan Kabupaten Bekasi yakni 200 unit.

"Semoga bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh warga Kabupaten Bekasi dengan harapan memiliki hunian yang layak dengan skema pembayaran yang sangat terjangkau," kata dia.(KR-PRA).