Pemkab Bogor wacana jadikan Cijeruk sebagai sentra bibit durian

Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berwacana menjadikan Kecamatan Cijeruk sebagai sentra bibit durian, karena bibit dari wilayah itu dinilai dapat menghasilkan durian yang berkualitas.

"Jadi kalau ada wisatawan yang datang ke Kabupaten Bogor ingin mencicipi durian bisa diajak ke Cijeruk," ungkap Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bogor Iwan Setiawan di Cijeruk, Bogor, Rabu.

Menurutnya, rencana menjadikan Cijeruk sebagai sentra bibit durian itu didukung dengan akan dibangunnya rest area di sekitaran Cijeruk. Sehingga, rest area tersebut akan menjadi lokasi dari sentra bibit durian.

Namun, Iwan berpesan kepada dinas terkait untuk melakukan pembinaan maksimal kepada petani di Cijeruk, agar bibit durian yang dihasilkan tetap terjaga kualitas unggulannya.

"Maka perlu pembinaan yang maksimal kepada para petani di Cijeruk ini, menuju petani modern dan petani milenial, agar mereka memiliki kemampuan yang baik tidak hanya dalam proses pertaniannya saja, tapi dari packaging, hingga pemasarannya juga baik," kata Iwan.

Sementara, Camat Cijeruk Bangun Sapta menyebutkan bahwa tidak sedikit petani dari daerah lain mengambil bibit durian dari wilayahnya.

Ia pun meminta kepada masyarakat Bogor agar juga menanam bibit durian asal Cijeruk, sehingga bisa sama-sama menikmati buah durian dengan kualitas yang baik.

"Kalau daerah lain saja menanam dengan bibit dari kami, kenapa tidak kita coba menanamnya. Bahkan saya minta setiap warga bisa menanam minimal satu pohon durian. Alhamdulilah selain dari bibit kami juga menuai hasil dari buahnya," kata Bangun.

Perwakilan Kelompok Tani Muda Berkah Desa Palasari Kecamatan Cijeruk, Endang Supriatna menerangkan bahwa sejak tahun 1980an, pertanian bibit durian telah ada di desanya. Seiring waktu, pertanian bibit durian semakin berkembang dan menjadi mata pencaharian masyarakat Kecamatan Cijeruk.

Menurutnya saat ini pertanian bibit durian tersebar tidak hanya di Desa Palasari bahkan di beberapa desa wilayah Kecamatan Cijeruk.

"Alhamdulilah banyak pihak dari luar yang belajar kepada kami, salah satunya dari Majalengka. Di kesempatan yang baik ini, kami mohon bantuannya kepada Plt Bupati Bogor untuk dapat mensupport pertanian kami. Baik dalam bentuk penjualan atau pemasarannya," kata Endang.

Baca juga: Putra Mahkota Abu Dhabi cicipi durian serta manggis di Istana Bogor

Baca juga: Pemkab Bogor sertifikasi petani kopi untuk tingkatkan kuantitas hasil