Pemkab Cianjur atasi kekurangan air PDAM melalui truk tangki air

Pemerintah Kabupaten Cianjur berupaya mengatasi kekurangan air akibat pipa-pipa PDAM yang rusak setelah gempa di Cianjur dengan menyiapkan truk tangki pengangkut air untuk siap dikirimkan kemana saja.

Bupati Cianjur Herman Suherman, di Pendopo Cianjur, Jawa Barat, Jumat mengatakan ada sekitar enam truk tangki dari PDAM yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat. Selain itu, menurutnya tangki air PDAM dari kota dan kabupaten lain, serta dari BNPB dan PMI juga turut dikerahkan.

"Jadi cukup banyak, totalnya ada sekitar 25 tangki ya," kata Herman.

Untuk itu, dia meminta masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih untuk melaporkan ke aparatur setempat, mulai dari RT, RW, ataupun kepala desa. Menurutnya satu truk tangki itu bermuatan 3.000 liter air bersih.

"PDAM siap 24 jam asal ada komunikasi, di daerah mana, pasti kita akan kirim. Karena di sini tangki-tangki air masih banyak, yang penting komunikasi," kata dia.


Baca juga: PMI salurkan air bersih ke pos-pos pengungsian korban gempa di Cianjur

Baca juga: PMI bangun tempat penampungan air bersih di pengungsian


Adapun dia menjelaskan perbaikan pipa-pipa PDAM sempat terhambat akibat banyak kendaraan lalu-lalang di jalur pipa air tersebut. Menurutnya pipa-pipa air yang mengalami masalah itu merupakan pipa induk di kawasan Cirumput.

"Sehingga perbaikan pipa itu sangat sulit dilakukan karena membutuhkan alat-alat, dan membutuhkan pipa yang besar," kata dia.

Namun menurutnya kini truk-truk tangki air itu bisa dimanfaatkan selagi menunggu pipa-pipa air PDAM itu selesai diperbaiki.

"Mudah-mudahan tidak terlalu lama, sekarang kan evakuasi sudah agak lenggang, sehingga alat PDAM bisa masuk ke lokasi perbaikan," kata Herman.


Baca juga: PMI kirim 15 truk tangki air bersih ke Cianjur