Pemkab Kediri persiapkan pembangunan TPA Regional

Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mulai mempersiapkan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional di wilayah barat sungai untuk mendukung kinerja TPA Sekoto, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengemukakan pembangunan TPA Regional itu tentunya dapat memberi dampak positif terhadap kinerja TPA Sekoto.

"Artinya, kebutuhan pengolahan sampah di barat sungai dapat teratasi dengan adanya TPA regional ini," kata Bupati
setelah menyaksikan penandatanganan kesepakatan kerja sama pengelolaan sampah regional di kawasan Gerbang Kartosusilo dan Kediri Raya, di Surabaya seperti tertuang dalam siaran pers, Senin.

Untuk mengatasi persoalan sampah selama ini, kata Bupati, Pemerintah Kabupaten Kediri mengoptimalkan pengelolaan dari hulu hingga hilir. Utamanya dalam pengelolaan di tempat pengelolaan sampah reuse, reduce, recycle (TPS-3R) serta bank-bank sampah yang ada di desa.

"Kami optimalkan dari hulu hingga hilirnya di TPA Sekoto. Terlebih, bank-bank sampah ini juga akan menumbuhkan awareness (kesadaran) masyarakat bagaimana mengelola sampah yang baik dan benar," kata Mas Dhito, sapaan akrabnya.

Pihaknya mengungkapkan tentang pentingnya daya dukung alam dan lingkungan dapat dilakukan dengan penguatan sinergi dari penggiat lingkungan hidup dan semua elemen strategis di Jawa Timur.

"Kampusnya bergerak, private sector bergerak, goverment, society bergerak, dan media memberikan support," kata dia.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri Putut Agung Subekti mengatakan optimalisasi TPS-3R dan bank sampah menjadi salah satu kunci mengatasi persoalan

Selain itu, terdapat gerakan-gerakan peduli lingkungan yang juga digandeng oleh pemkab, seperti gerakan sedekah rosok, komunitas sedekah sampah, hingga sedekah barang bekas.

"Disamping mempersiapkan TPAS regional Kediri Raya, pemerintah kabupaten mengoptimalkan pengelolaan sampah di hulu," kata Agung.

Bupati menghadiri kegiatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia tahun 2022 di Surabaya. Dalam acara itu juga dilakukan penandatanganan kesepakatan yang diharapkan dapat dilakukan percepatan-percepatan untuk mengatasi masalah lingkungan.

"Apa yang telah kita tandatangani, akan dilakukan ikhtiar melakukan berbagai langkah percepatan pengelolaan sampah, limbah, dan B3 bisa kita manage dengan sebaik mungkin," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Baca juga: Pemkot Kediri bagikan bibit tanaman ke lingkungan sekolah
Baca juga: Bambu untuk kerajinan hingga cegah kerusakan lingkungan
Baca juga: Warga Kediri-Jatim diajak hemat energi demi lingkungan