Pemkab Lebak data warga miskin penerima BLT BBM

Pemerintah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mendata masyarakat miskin yang memenuhi syarat menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak ( BBM) sebesar Rp150 ribu/bulan.

"Warga miskin yang tidak masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dapat menerima BLT Rp150 ribu/bulan akibat dampak kenaikan BBM," kata Sekretaris Daerah ( Sekda) Pemerintah Kabupaten Lebak Budi Santoso di Lebak, Senin.

Penyaluran BLT BBM merupakan komitmen pemerintah daerah untuk mengalokasikan dua persen sesuai perintah Menteri Keuangan.

Pemerintah Kabupaten Lebak melakukan pendataan warga miskin yang tidak teralokasi oleh Pemerintah Pusat.

Baca juga: Giring: Para kader PSI kawal penyaluran BLT

Baca juga: Kadin sebut langkah pemerintah terkait alokasi APBN untuk bansos tepat

Pendataan warga miskin itu melibatkan RT/RW, desa, kelurahan dan nantinya dilakukan verifikasi yang benar-benar masyarakat yang terdampak penyesuaian harga BBM.

Dalam verifikasi itu, kata dia, masyarakat yang sudah terdata DTKS dari Pemerintah Pusat maka dilakukan penghapusan agar tidak terjadi dua kali menerima BLT subsidi BBM tersebut.

"Kami berharap pendataan DTKS berjalan lancar dan bisa cepat direalisasikan pembagian dana BLT Rp150 ribu," kata Budi.

Menurut dia, masyarakat miskin yang terdampak penyesuaian BBM itu, di antaranya penarik ojek, becak, sopir, nelayan dan lainnya.

Saat ini, data warga miskin penerima BLT BBM belum bisa dipastikan jumlahnya karena masih dalam pendataan di lapangan.

Namun demikian, jumlah nelayan sekitar 2.000 orang memperoleh BLT subsidi BBM dari Pemerintah Kabupaten Lebak.

"Kami berharap dana BLT itu dapat meringankan beban ekonomi keluarga mereka akibat dampak penyesuaian harga BBM," katanya.

Manajer Dukungan Umum Kantor Pos Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Susan Ratna Dewi mengatakan pihaknya kini tengah mendistribusikan sebanyak 132 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) untuk memperoleh BLT subsidi BBM dari Kementerian Sosial sebesar Rp39, 6 miliar.

Pendistribusian dana subsidi BBM tersebut dilakukan di Kantor Pos Cabang Rangkasbitung dan 11 perwakilan Kantor Pos kecamatan di Kabupaten Lebak.

Petugas Kantor Pos juga memberikan pelayanan dari pintu ke pintu bagi disabilitas maupun KPM yang sakit parah untuk distribusi BLT subsidi BBM itu.

Penyaluran BLT subsidi BBM juga melibatkan komunitas dengan melayani di kantor-kantor desa masing-masing. "Kami berharap pendistribusian subsidi BBM berjalan lancar," katanya.*


Baca juga: Bupati Gorontalo sebut PT Pos terpercaya salurkan BLT BBM

Baca juga: PT Pos Banda Aceh targetkan penyaluran BLT BBM selama sepuluh hari