Pemkab Malang harapkan Program Desa Berdaya lahirkan seniman muda

·Bacaan 2 menit

Pemerintah Kabupaten Malang mengharapkan Program Desa Berdaya Provinsi Jawa Timur 2021, bisa melahirkan seniman muda yang mampu melestarikan kesenian di wilayah Kabupaten Malang.

Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto di Kabupaten Malang, Selasa, mengatakan bahwa generasi muda bisa menjadikan kesenian sebagai salah satu profesi yang digeluti dalam upaya melestarikan kesenian khas wilayah tersebut.

"Seni ini luar biasa dan bisa menghasilkan. Saya berharap seni bisa dijadikan pilihan profesi terutama bagi generasi muda di Kabupaten Malang," kata Didik.

Baca juga: Mahasiswa pascasarjana UB raih juara I Best Culture Video UCGF

Dalam kesempatan itu, Didik menghadiri peluncuran Program Desa Berdaya Provinsi Jawa Timur 2021, yang digelar di Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Dalam peluncuran tersebut, diperkenalkan Wayang Topeng Bapang Jatiguwi, sebagai ikon desa.

Dalam kesempatan itu pula, para pegiat seni juga menggelar pertunjukan wayang topeng dengan lakon "Sirnane Pagebluk Jenggolo" (hilangnya wabah). Didik menyatakan bahwa Desa Jatiguwi, memiliki potensi seni dan budaya yang luar biasa.

Ia menambahkan, melalui sanggar-sanggar seni, akan melahirkan generasi seniman yang luar biasa. Berkaitan dengan hal tersebut, pada 2022 Pemerintah Kabupaten Malang mulai mempersiapkan gedung seni terbuka di wilayah Kecamatan Kepanjen.

Baca juga: Malang segera miliki kawasan wisata heritage di tengah kota

"Dengan harapan para seniman di Kabupaten Malang, baik tradisional maupun modern, memiliki panggung untuk tampil dan bisa 'go public' hingga mancanegara," katanya.

Selain itu, lanjutnya, salah satu keuntungan dengan adanya sanggar-sanggar seni tersebut, juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat wisata, termasuk memberikan penghasilan kepada para pegiat kesenian sehingga, seni yang berawal dari hobi, bisa dijadikan sebuah profesi.

"Dengan kehadiran Desa Berdaya ini semua pihak bisa bersinergi, perekonomian didukung dan kebudayaan dilestarikan. Kami akan memberikan dukungan penuh," katanya.

Pemerintah Kabupaten Malang akan memberikan fasilitasi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Salah satu bentuk fasilitasi itu adalah memanfaatkan ruang publik untuk menampilkan pertunjukan seni budaya.

Baca juga: BPBD Kabupaten Malang kirim personel bantu penanganan letusan Semeru

"Kreatifitas menjadi penting untuk menuju Malang Makmur. Kreatif, menunjukkan kolaborasi antara generasi tua dan muda, serta pendampingan dari pemerintah," kata Didik.

Pemerintah Kabupaten Malang mengharapkan, Desa Jatiguwi yang ditetapkan sebagai Desa Berdaya dapat turut mewarnai penghargaan yang telah diterima Pemerintah Kabupaten Malang selama ini.

Desa Berdaya harus memenuhi sejumlah kriteria diantaranya desa wisata alam, desa wisata budaya dan desa yang memajukan produknya.

Baca juga: Jembatan Gladak Perak putus arus lalu lintas Malang-Lumajang dialihkan

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui Desa Berdaya, telah memberikan bantuan kepada 528 desa di 30 kabupaten kota senilai Rp48 miliar.

Untuk Kabupaten Malang, sebanyak 30 desa telah diberikan bantuan senilai Rp2,746 miliar dan merupakan yang terbanyak dibandingkan wilayah lain yang ada di Jawa Timur.

Baca juga: Kabupaten Malang diguyur hujan abu vulkanik letusan Gunung Semeru

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel