Pemkab OKU Timur kebut perbaikan jalan menjelang mudik Lebaran 2022

·Bacaan 1 menit

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, mengebut perbaikan jalan lintas kabupaten/kota di daerah itu menjelang mudik Lebaran 2022/Idul Fitri 1443 Hijriah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) OKU Timur, Aldi Gurlanda di Martapura, Kamis, mengatakan, perbaikan jalan itu dilakukan karena diprediksi arus mudik Lebaran tahun ini meningkat dibandingkan sebelumnya.

Hal itu sejalan dengan aturan pemerintah pusat yang memperbolehkan masyarakat melakukan perjalanan mudik lebaran dengan syarat sudah divaksinasi COVID-19 dosis ketiga.

Baca juga: 495 rumah warga di Baturaja Sumsel diterjang banjir

Oleh sebab itu, untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengendara pihaknya melakukan perbaikan jalan berlubang dan bergelombang di seluruh kecamatan di daerah itu.

"Sesuai arahan Bapak Bupati OKU Timur Lanosin setiap jalan yang masuk prioritas agar segera dilakukan penanganan," ujarnya.

Saat ini pihaknya gencar melakukan penanganan jalan yang masuk prioritas di semua kecamatan di OKU Timur agar lancar dilewati kendaraan.

Baca juga: Ratusan rumah warga di kabupaten OKU Sumsel terendam banjir

Seperti jalan lintas di Kecamatan Belitang menjadi prioritas perbaikan mengingat akses ini menjadi jalur mudik oleh masyarakat di wilayah setempat dan beberapa kabupaten tetangga lainnya menuju Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Kota Palembang.

Menurut dia, dengan jalan yang mulus diharapkan arus lalulintas menjadi lancar dan dapat menekan angka kecelakaan di jalan raya akibat jalan berlubang.

"Ditargetkan mendekati Lebaran nanti seluruh jalan di OKU Timur sudah selesai diperbaiki," ujarnya.

Baca juga: Penyapu jalan OKU raih penghargaan Presiden RI peringati Hari Kartini

Baca juga: Dinkes OKU Sumsel: Stok vaksin penguat cukup hingga menjelang Lebaran

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel