Pemkab-pemkot di Papua capaian vaksinasi di atas 70 persen diapresiasi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memberikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten dan kota di daerah itu atas capaian vaksinasi COVID-19 dosis dua sudah di atas 70 persen.

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Muhammad Musa’ad kepada ANTARA di Jayapura, Rabu, mengatakan meski capaiannya sudah cukup bagus, namun ada juga beberapa kabupaten yang capaian vaksinasi dosis duanya masih sangat rendah.

"Untuk itu kami mengimbau agar kepala daerah se-Papua agar bisa segera mengejar target dari capaian vaksinasi dosis dua," katanya.

Menurut Musa’ad secara kumulatif capaian vaksinasi di Papua masih tergolong rendah. Untuk itu pihaknya berharap agar pemerintah, TNI-Polri dan instansi lainnya bisa menggenjot sehingga tercapai kekebalan komunitas (herd immunity).

"Kami mengikuti arahan Presiden terkait kelonggaran penggunaan masker di tempat terbuka, namun sebaiknya tetap menggunakan masker di ruangan tertutup," katanya.


Ia menjelaskan karena situasi pandemi COVID-19 belum sepenuhnya hilang untuk itu protokol kesehatan tetap harus menjadi perhatian,sehingga masyarakat mempunyai saringan tersendiri terhadap dirinya masing-masing.

"Dengan adanya kebijakan tersebut kami berharap pemulihan ekonomi di Papua akan semakin baik yang mana setelah dua tahun pandemi," katanya.

Kepada para penyelenggara acara yang melakukan kegiatan di dalam ruangan diimbau untuk tetap memerhatikan protokol kesehatan serta tetap harus berikhtiar berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, demikian Muhammad Musa’ad.

Baca juga: Kadinkes: Masyarakat Papua mulai sadar pentingnya vaksinasi COVID-19

Baca juga: KodamXVII/Cenderawasih bantu percepatan vaksinasi COVID-19 di Papua

Baca juga: Cakupan vaksinasi II COVID-19 di Papua baru capai 22,29 persen

Baca juga: Pemprov Papua tingkatkan vaksinasi antisipasi varian baru COVID-19

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel