Pemkab Tanah Datar beri layanan bajak sawah gratis tahun depan

·Bacaan 1 menit

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat akan menyediakan layanan bajak sawah gratis sebagai upaya menurunkan biaya produksi dan meningkatkan produktivitas hasil tani.

Bupati Tanah Datar Eka Putra di Batusangkar Minggu, mengatakan program unggulan layanan bajak sawah gratis bagi petani itu direncanakan akan dimulai pada tahun depan.

"Layanan bajak sawah gratis itu akan direncanakan dimulai tahun depan, karena di tahun ini tidak bisa dilaksanakan karena anggaran telah disusun tahun sebelumnya," katanya.

Ia mengatakan Pemkab Tanah Datar terus memacu sektor pertanian karena hampir 70 persen masyarakat Tanah Datar bergerak di sektor pertanian, terutama padi sawah.

Sektor pertanian juga memberikan kontribusi dominan terhadap Produk domestik regional bruto (PDRB) hingga menjadikan prioritas bagi Pemkab Tanah Datar dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) lima tahun ke depan.

Prioritas itu adalah meningkatkan ekonomi masyarakat dengan perluasan lapangan kerja berbasis pertanian, industri dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Sesuai prioritas Pemkab Tanah Datar yang tertuang dalan RPJMD lima tahun ke depan, dari 10 program unggulan daerah, empat program di antaranya ada pada sektor pertanian," katanya.

Kasi Produksi Dinas Pertanian Tanah Datar Yendri Agusta mengatakan produksi pertanian terutama gabah kering di Tanah Datar terus terjadi peningkatan setiap tahunnya.

Berdasarkan catatan Dinas Pertanian pada 2017 tercatat produksi padi sebesar 298.959 ton dengan luas lahan tanam 55.534 hektare, dan pada 2018 meningkat menjadi 317.638 ton dengan luas lahan tanam 57.278 hektare.

Pada 2019 tercatat sebesar 322.682 ton dengan luas panen 56.610,9 hektare dan pada 2020 meningkat menjadi 333.787 ton dengan luas panen 58.559,20 hektare.

Baca juga: Pemkab Tanah Datar ajak petani asuransikan ternak

Baca juga: Ingin bajak sawah, kunjungi desa wisata Pemkab Purwakarta

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel