Pemkot Ambon gencarkan sosialisasi vaksinasi untuk anak 6-11 tahun

·Bacaan 2 menit

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, menggencarkan sosialisasi vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun di seluruh satuan pendidikan setingkat sekolah dasar.

"Sosialisasi vaksinasi anak dilakukan serentak mulai Kamis ini hingga Sabtu (8/1) oleh seluruh OPD di desa negeri dan kelurahan binaan," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Ambon, Joy Reiner Adriaansz di Ambon, Kamis.

Ia mengatakan sosialisasi melibatkan puskesmas pembantu setempat untuk menginformasikan ke orang tua terkait vaksinasi bagi anak 6-11 tahun yang akan dilaksanakan mulai 11 Januari 2022.

Baca juga: Mendagri apresiasi capaian vaksinasi di Kota Ambon 91 persen

Pihaknya berharap, melalui sosialisasi ini seluruh orang tua akan menjadi humas Pemkot Ambon untuk menyampaikan informasi kepada keluarga maupun tetangga.

"Sebagian besar orang tua yang hadir merupakan ibu-ibu, diharapkan dapat menjadi humas pemerintah untuk menyampaikan informasi, memotivasi dan memberikan semangat bagi anak-anak ikut vaksinasi," katanya.

Baca juga: 20 desa di Ambon laksanakan vaksinasi COVID-19 dari rumah ke rumah

Diakuinya, masih banyak orang tua yang ragu untuk membawa anak ikut vaksinasi karena hoaks yang beredar di masyarakat.

Kondisi dan keluhan tersebut, terjadi di beberapa sekolah bahwa akan ada Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) yang berdampak pada anak.

Setelah dijelaskan, orang tua dapat memàhami bahwa sudah banyak daerah di Indonesia yakni 10 provinsi yang telah melakukan vaksinasi anak sejak Desember 2021.

Baca juga: Menko Airlanggga tinjau sentra vaksinasi di Ambon

"Bersyukur sampai saat ini tidak ada kasus yang luar biasa, semuanya dalam kontrol tenaga medis, kita juga berikan motivasi bagi orang tua sehingga mereka tidak ragu bawa anaknya untuk dilakukan vaksinasi sesuai jadwal yang sudah ditetapkan," tandasnya.

Sosialisasi dilakukan OPD di setiap desa binaan di antaranya Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian di SDN 91 Waiheru, SDN 54 dan 55 Nania.

Selain itu Dinas Pendidikan di SD Inpres 1 dan 2 Lateri dan SD 1, 2 Poka, DP3AMD di SD 1, 2 Passo, Satpol PP di SD Pertiwi, DPPKB di SDN 92 Hunuth, Bagian Barang dan Jasa di SD Latihan 1, 2, 72, 73 Urimessing, Dinas Kelautan dan Perikanan di SDN Taeno.

Baca juga: Vaksinasi massal sasar 6 ribu warga Ambon

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel