Pemkot Bandung sebut Gerbang Tol Gedebage bisa dipakai arus mudik

·Bacaan 1 menit

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyatakan Gerbang Tol Gedebage di Kilometer 149 Tol Purbaleunyi bisa digunakan untuk arus mudik dan akan diujicoba dibuka untuk umum mulai dari H-7 menjelang Idulfitri 1443 Hijriah.

Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan gerbang tol itu diharapkan dapat mengurai kepadatan kendaraan di beberapa pintu tol keluar yang menjadi akses masuk ke Kota Bandung hingga mengurangi beban di Gerbang Tol Cileunyi.

"Ini di-trial dulu. Diujicoba, H-7 sampai H+7 (Idulfitri) sudah bisa difungsikan," kata Yana usai meninjau KM 145 Tol Purbaleunyi, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis.

Menurutnya beberapa jalur keluar tol yang banyak digunakan pemudik yang datang ke Kota Bandung antara lain yakni Gerbang Tol Pasteur, Pasir Koja, Moh. Toha, Buahbatu, hingga Cileunyi.

Terkait sarana penunjang jalan, menurutnya hal tersebut sudah disiapkan oleh Jasa Marga. Yana menyebut pihak Jasa Marga sudah meyakinkan interchange kilometer 149 sudah bisa dioperasikan.

"Gerbang tol dan rambu lalu lintasnya, sudah bisa dioperasikan," katanya.

Pengendara yang mengakses Gerbang Tol Gedebage, kata dia, nantinya keluar di kompleks Summarecon Bandung, lalu mengakses jalur Gedebage selatan untuk masuk ke Kota Bandung.

Meski begitu, Yana mengakui masih perlu ada beberapa perbaikan sebelum jalur akses keluar tol itu dipermanenkan. Beberapa perbaikan itu juga terkait analisa dampak lalu lintas yang bisa menyebabkan terjadinya penyempitan lajur.

"Ada beberapa struktur jalan yang perlu diperbaiki, tetapi itu hanya memerlukan waktu hitungan pekan," kata dia.


Baca juga: "Groundbreaking" Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap akhir Januari 2022
Baca juga: Kementerian PUPR mulai bangun Tol Gedebage-Tasikmalaya tahun ini
Baca juga: BPJT Kementerian PUPR sebut Tol Getaci dukung pergerakan logistik

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel