Pemkot Bandung terus percepat vaksinasi penguat usai lampaui target

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat vaksinasi COVID-19 dosis penguat atau dosis tiga kepada masyarakat meski angkanya telah melampaui target.

Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Asep Gufron mengatakan Kota Bandung masuk ke dalam salah satu daerah yang tingkat vaksinasinya cukup tinggi. Sejauh ini, kata dia, vaksinasi dosis satu dan dosis dua sudah melebihi angka 100 persen.

"Target vaksin dosis penguat kemarin di April 2022 itu 30 persen, sekarang kan sudah 33,8 persen, hampir 34 persen, tapi kita sedang terus berproses percepatan," kata Asep di Bandung, Jawa Barat, Kamis.

Menurutnya proses percepatan vaksinasi dosis penguat ini tetap menyesuaikan dengan interval waktu vaksinasi masyarakat. Karena, kata dia, masyarakat yang telah mendapat vaksinasi dosis kedua harus menunggu tiga bulan untuk mendapat dosis penguat.

"Kita lihat interval waktu yang divaksinnya, kan setiap orang tidak sama melakukan vaksinnya," kata Asep.

Baca juga: Sebanyak 10,9 juta warga Jabar telah divaksin COVID-19 penguat

Baca juga: Gubernur Jabar : Pengaruh mudik pada COVID-19 terlihat dalam 14 hari

Adapun di Kota Bandung ada sebanyak 1,9 juta masyarakat yang menjadi target vaksinasi. Sejauh ini dosis pertama telah mencapai angka 2.218.177 orang atau 113 persen dari target.

Kemudian dosis kedua sudah mencapai angka 2.029.215 orang atau 103 persen dari target. Sedangkan dosis ketiga baru mencapai angka 663.258 orang atau 33 persen.

"Penyebaran kasus COVID-19 di Kota Bandung hingga menjelang akhir Mei 2022 ini semakin melandai," katanya

Pasalnya sejak awal Mei 2022, angka pertambahan kasus harian tidak pernah melebihi angka 15 orang. Sehingga kasus aktif pun saat ini tercatat hanya tersisa 42 orang.

Baca juga: Satgas: DKI dan Jabar dominasi kasus transmisi lokal harian

Baca juga: Satgas pastikan kasus COVID-19 di Kota Bandung terkendali usai lebaran

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel