Pemkot Batu kenalkan desa wisata melalui "KWB Auto Rally 2022"

Pemerintah Kota Batu bekerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Timur menggelar "KWB Auto Rally 2022" untuk memperkenalkan desa wisata dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Kota Batu pada 3 Desember 2022.

Ketua Pelaksana KWB Auto Rally 2022 Arief Utama Waworuntu mengatakan acara tersebut diselenggarakan untuk memulihkan kembali pariwisata dan ekonomi masyarakat secara keseluruhan.

"Sekaligus mengenalkan kepada seluruh peserta pada 14 lokasi desa wisata yang ada di Kota Batu dengan rute sepanjang 59 kilometer," katanya saat acara bincang otomotif bersama IMI Jatim di Surabaya, Rabu (23/11) malam.

Baca juga: Dispar Sleman imbau desa wisata tidak agendakan susur sungai

Arief menjelaskan konsep "KWB Auto Rally 2022" bersifat have fun dengan durasi tiga hingga empat jam untuk berkeliling di Kota Batu.

"Dengan jumlah peserta minimal sebanyak 200 mobil, diharapkan bisa berkunjung ke sejumlah desa yang ada di Kota Batu dan memperkenalkan potensi wisata yang ada," ujar pengusaha muda yang juga sebagai pembina Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya tersebut.

Panitia "KWB Auto Rally 2022" juga akan menampilkan live music, tari-tarian serta memperkenalkan budaya kota setempat.

"Dengan uang pendaftaran Rp300 ribu untuk umum serta Rp250 ribu untuk anggota komunitas, peserta berkesempatan mendapat motor matic, electric scooter, folding bike, televisi dan barang elektronik lainnya," tutur dia.

Target untuk penyelenggaraan pertama ini segmennya se-Jawa Timur, dan diharapkan bisa makin besar.

Baca juga: Kolaborasi kunci pengembangan kewirausahaan desa wisata

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan bahwa gelaran "KWB Auto Rally 2022" yang diusung dengan konsep untuk wisata keluarga tersebut diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan.

"Saya ingin, orang-orang yang mengikuti bisa masuk ke desa-desa yang sedang memulai konsep desa wisata," kata Dewanti.

Menurutnya, para peserta juga diharapkan bisa merekam perjalanan mereka dan mengunggahnya di media sosial milik peserta selama mengikuti gelaran olahraga otomotif berkonsep keluarga tersebut.

"Ketika semua punya gadget, mereka pasti dengan senang hati merekam perjalanan yang itu pasti akan menjadi promosi. Tanpa biaya kita sudah berpromosi untuk desa wisata yang ada," ujarnya.