Pemkot Belum Terima Laporan Penjualan Cilegon United ke Raffi Ahmad

Zaky Al-Yamani, Yandi Deslatama (Serang)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mengaku belum menerima laporan kontrak dan rincian pembelian klub sepakbola Cilegon United (CU), oleh artis sekaligus selebgram Raffi Ahmad. Pemerintah daerah kini masih menunggu laporan tersebut, dari Dispora dan pengurus klub.

"Kita pantau dulu seperti apa, karena laporan kontraknya belum ada laporan ke pemerintah Kota Cilegon seperti apa, belum ada informasi secara real yah," kata Walikota Colegon, Helldy Agustian, kepada awak media di kantornya, Senin 29 Maret 2021.

Helldy berharap Raffi Ahmad sebagai donatur klub Cilegon United. Jika itu benar, dia mengaku bersyukur sekaligus berterima kasih, telah mensuport hidupnya kembali klub sepakbola kebanggaan masyarakat Kota Baja itu.

Namun jika harus berpindah nama dan home base, maka dia menyayangkannya. Karena masyarakat Kota Cilegon akan kehilangan klub sepakbola kebanggaannya. Jikapun harus berpindah tangan, kepengurusan, kepemilikan hingga home base, maka Raffi Ahmad sebagai pembeli, harus mengikuti mekanisme yang berlaku dalam peraturan yang ada.

"Nanti kita lihat, jika itu masih di pegang Cilegon United dan Raffi Ahmad dan teman-temannya sebagai penyandang modal kedepan, kami sangat mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya," jelasnya.

"Artinya bisa dilirik keberhasilannya. Kalau sebaliknya, ada sesuatu yang harus dioper (dipindah), itu harus melalui mekanisme yang ada di aturannya," terangnya.

Menurut Helldy, saat pendirian awal Cilegon United, ada dana bantuan pemerintah daerah hingga industri yang masuk. Sehingga, harus dikaji lagi bagaimana nasibnya sesuai aturan yang ada.

"Karena pada saat pendiriannya ada dana pemerintah di situ, industri, bantuan dari pemerintah ada," jelasnya.