Pemkot Bogor Akan Matikan Lampu PJU jika Ada Kerumunan Malam Tahun Baru

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Bogor - Pemerintah Kota Bogor meyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi munculnya kerumunan masyarakat di wilayahnya pada malam pergantian tahun 2021-2022.

Wali Kota Bogor, Bima Arya, mengatakan ada petugas gabungan yang akan berpatroli untuk mengawasi sejumlah titik yang berpotensi dijadikan tempat berkerumun.

"Babinsa, Babinkamtibmas, dan Kapolsek akan berkeliling di wilayahnya masing-masing," kata Bima, Kamis (30/12/2021).

Apabila di ruang-ruang publik maupun di pinggir jalan ditemukan kerumunan, kata Bima, petugas akan membubarkan massa, bahkan mematikan lampu penerangan jalan umum (PJU).

"Jadi setiap ada potensi kerumunan warga, kami antisipasi dengan menutup dan mematikan lampu PJU, menutup taman," ujar Bima.

Politikus PAN ini meminta masyarakat Kota Bogor memaklumi jika ada tindakan preventif yang dilakukan petugas. Hal ini semata untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

"Malam tahun baru ini agar dimaklumi oleh warga apabila kami melakukan tindakan preventif," ucap Bima Arya.

Penutupan Jalan

Alun-alun Bogor ditutup sementara menyusul membludaknya jumlah kunjungan warga ke taman kota yang baru diresmikan beberapa hari lalu ini.
Alun-alun Bogor ditutup sementara menyusul membludaknya jumlah kunjungan warga ke taman kota yang baru diresmikan beberapa hari lalu ini.

Selain patroli, di pusat kota juga akan dilakukan penutupan beberapa ruas jalan, seperti di seputar Kebun Raya Bogor. Ruas jalan yang ditutup meliputi Jalan Padjajaran, Jalak Harupat, Jalan Juanda, dan Otista.

"Nantinya akan ada penyekatan di enam titik lokasi oleh pihak kepolisian," terangnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel