Pemkot Depok Akui Keterbatasan Obat untuk Pasien Covid-19 Isoman

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Peningkatan pasien Covid-19 di Kota Depok mengakibatkan stok ketersediaan obat untuk pasien isolasi mandiri mulai menipis. Namun, Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Kesehatan Kota Depok telah mendapatkan pasokan obat dari Provinsi Jawa Barat dan telah didistribusikan ke Puskesmas di Kota Depok.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita mengatakan, sejumlah puskesmas di Kota Depok sempat mengeluhkan ketersediaan obat untuk penanganan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah. Namun, Pemerintah Kota Depok sudah mendapatkan suplai obat dari Provinsi Jawa Barat untuk memenuhi kebutuhan obat di Kota Depok.

"Sempat kurang ketersediaan obat, tetapi kemarin kita sudah dapat suplai obat dari Provinsi Jawa Barat," ujar Novarita, Jumat (25/6/2021).

Dia menjelaskan, suplai obat yang diberikan Provinsi Jawa Barat diakuinya hanya dapat memenuhi kebutuhan untuk beberapa minggu ke depan. Untuk mengantisipasi ketersediaan, Dinas Kesehatan Kota Depok akan segera melakukan pengadaan obat dan meminta suplai obat kembali ke Provinsi Jawa Barat.

"Jumlahnya yang dari Provinsi Jawa Barat saya tidak hafal ya," terang Novarita.

Dia mengungkapkan, terdapat sejumlah obat untuk membantu memulihkan pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri, salah satunya Oseltamivir. Novarita mengukui apabila melihat peningkatan kasus, tidak semuanya pasien Covid-19 terakomodir.

"Jadi skala prioritas ya yang mendapatkan obat yang bergejala, jadi kalau yang ringan saja mungkin vitamin bisa di-cover," ucap Novarita.

Sementara itu, Kepala UPTD Farmasi Kota Depok, Mutmainah Indriyati mengatakan, telah melakukan pendistribusian obat ke Puskesmas yang berada diwilayah naungan Dinas Kesehatan Kota Depok. Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Depok telah menerima bantuan obat sebanyak sebanyak 38.000 tablet obat penanganan pasien Covid-19.

"Kami menerima sebanyak 38.000 obat dan sudah didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan obat di Puskesmas," kata Mutmainah.

Sesuai Kebutuhan Puskesmas

Mutmainah menjelaskan, pendistribusian obat akan disesuaikan dengan kebutuhan puskesmas. Dinas Kesehatan Kota Depok mendistribusikan sejumlah obat untuk penanganan pasien Covid-19 seperti Oseltamivir sebanyak 10 ribu tablet, Favipiravir sebanyak 20 ribu tablet, dan Azitromicyn sebanyak 8 ribu tablet.

"Sudah diberikan ke Puskesmas sesuai data kebutuhan dan jumlah pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah," pungkas Iin.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel