Pemkot Jakbar ingatkan prokes setelah sembilan warga tertular COVID-19

·Bacaan 2 menit

Pemerintah Kota Jakarta Barat kembali mengingatkan warga untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat setelah sembilan warga Kalideres terpapar COVID-19.

"Tidak hentinya saya ingatkan untuk tetap patuh kepada prokes, prokes tidak boleh diabaikan di kondisi saat ini," kata Sekretaris Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Menurut Iin, saat ini kondisi penanganan pandemi sudah semakin membaik. Hal tersebut terlihat dari mulai menurunnya jumlah kasus dari waktu ke waktu.

Namun demikian, kondisi tersebut jangan sampai membuat masyarakat abai dengan penerapan prokes. Justru, lanjut Iin, prokes harus lebih diperketat mengingat munculnya varian baru Omicron.

"Kami juga akan tingkatkan vaksinasi untuk meningkatkan herd immunity warga," kata Iin.

Terkait sembilan orang warga Kalideres yang dinyatakan positif COVID-19, Iin belum bisa menjelaskan dengan detail.

Dirinya menyerahkan hal tersebut kepada pihak Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat.

Untuk diketahui, sembilan orang pekerja di Bandara Soekarno-Hatta yang tinggal di Kecamatan Kalideres Jakarta Barat terpapar COVID-19, setelah tes PCR yang mereka jalani di puskesmas setempat hasilnya positif.

"Tes PCR sudah keluar hasilnya, ada sembilan positif, serta sebagian orang masih menunggu hasil," kata Kepala Satpol PP Kecamatan Kalideres, Selvi Rahmawati, saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (3/1)

Selvi mengatakan ke sembilan orang ini tinggal di satu rumah kos yang sama di Jalan Daan Mogot, Kalideres Jakarta Barat. Namun, belum dipastikan apakah COVID-19 tersebut varian Omricon atau bukan.

Mayoritas penghuni kost di rumah tersebut memang bekerja di Bandara Soekarno-Hatta. Karena, adanya temuan sembilan orang positif COVID-19, maka pada Senin (3/1) penghuni lainnya di rumah kos dan tetangga yang melakukan kontak erat wajib menjalani tes swab PCR.

Hal itu dilakukan sebagai upaya penelusuran guna memastikan virus COVID-19 tidak menyebar ke warga lain.

"Sembilan orang itu belum tentu Omicron, karena Omicron itu ada spesifikasi pemeriksaannya," kata dia.

Hingga saat ini, ke sembilan orang tersebut telah dibawa ke Wisma Atlet Kemayoran guna menjalankan isolasi mandiri.
Baca juga: Polisi maksimalkan tracing setelah petugas bandara terpapar COVID-19
Baca juga: Kembangan catat capaian vaksin anak tertinggi di Jakarta Barat
Baca juga: Pedagang seragam sekolah di Pasar Slipi ramai pembeli

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel