Pemkot Jakbar pastikan vaksin penguat untuk lansia ada di Puskesmas

Pemerintah Kota Jakarta Barat memastikan vaksin penguat (booster) untuk lansia 60 tahun ke atas sudah tersedia di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat.

"Saya pastikan sudah tersedia di Puskesmas dan sentra vaksin mobile (bergerak)," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Tidak hanya di Puskesmas kecamatan dan kelurahan, vaksin COVID-19 juga tersedia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di wilayah Jakarta Barat.

Walau demikian, pihaknya belum bisa memastikan jenis vaksin dan jumlah dosis yang telah tersedia di wilayah Jakarta Barat.

Erizon berharap seluruh warga khususnya lanjut usia (lansia) mau mengikuti program vaksin "booster" tahap dua demi menekan kasus COVID-19.

Suku Dinas Kesehatan Jakarta terus menggencarkan edukasi kepada warga untuk selalu menggunakan masker dan mengikuti vaksinasi COVID-19.

Baca juga: Dinkes DKI antisipasi kenaikan jumlah pasien COVID-19

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 dosis tiga di Jakbar capai 44,31 persen

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, hingga 22 November 2022 cakupan vaksinasi COVID-19 dosis ketiga di DKI Jakarta mencapai angka 70 persen.

"Kita sudah memberikan vaksinasi kepada 5,2 juta (orang di DKI Jakarta). Ada 10,8 juta orang yang sudah pernah mendapat layanan vaksinasi dosis kedua," kata Dwi dalam “talkshow” yang disiarkan oleh BNPB Indonesia secara virtual diikuti di Jakarta pada Selasa (22/11).

Khusus pada kelompok lansia di DKI Jakarta, Dwi juga mengatakan, cakupan vaksinasi dosis penguat pada kelompok tersebut mencapai 57 persen atau sekitar 431.000 warga lansia.

Dwi mengimbau masyarakat, terutama lansia di DKI Jakarta dapat sesegera mungkin melengkapi dosis vaksin penguat di tempat terdekat.

Dia mengatakan, layanan vaksinasi di Jakarta saat ini tersedia di banyak tempat, tidak hanya di fasilitas kesehatan sehingga dapat lebih mudah dijangkau masyarakat.