Pemkot Jakpus resmikan Puskesmas Rusun Karang Anyar

Pemerintah Kota Jakarta Pusat bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta meresmikan Puskesmas Rumah Susun (Rusun) Karang Anyar, Jalan Karang Anyar Nomor 33, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma mengatakan keberadaan Puskesmas Rumah Susun Karang Anyar merupakan sesuatu yang telah didambakan sejak lama karena selama ini hanya mengandalkan puskesmas keliling.

"Kini warga lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan," kata Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma di Jakarta, Jumat.

Dhany Sukma mengatakan pembangunan Puskesmas Rusun Karang Anyar merupakan sinergi aset antara Pemerintah Kota Jakarta Pusat dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Dhany berharap masyarakat juga ikut sinergi bersama pemerintah dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyatakan Puskesmas Rusun Karang Anyar merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk hadir dan peduli terkait dengan kemudahan akses layanan kesehatan bagi warga DKI Jakarta.

"Saya memberikan apresiasi dan penghargaan setingginya kepada Pak Wali Kota Jakarta Pusat yang telah mendukung penuh hingga terealisasi puskesmas ini, dan warga Karang Anyar bisa mendapatkan kemudahan akses kesehatan," ungkapnya.

"Ini adalah salah satu juga bentuk kolaborasi bukan hanya jajaran Dinas Kesehatan saja tetapi kami bergandengan tangan dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman untuk pengadaan lahan Puskesmas Karang Anyar ini," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Provinsi DKI Jakarta Sarjoko, mengaku senang dan menyambut baik kolaborasi ini, sehingga mengakomodir adanya puskesmas di dalam perencanaan pembangunan rumah susun.

"Prinsipnya kita berupaya untuk mendekatkan layanan ini kepada masyarakat, jadi kita sudah menyambut baik keinginan dari dinas kesehatan untuk bisa diakomodir di dalam perencanaan pembangunan rumah susun kita. Warga tinggal di suatu hunian vertikal tetapi juga diberikan dukungan layanan kesehatan atau bahkan pendidikan," ucapnya.
Baca juga: DKI anggarkan Rp375 miliar untuk bangun Rusun Margasatwa 2023-2024
Baca juga: DKI carikan rusun untuk relokasi warga Simprug terdampak kebakaran
Baca juga: Pemkot Jakut gandeng KCN vaksinasi-imunisasi warga Rusun Marunda