Pemkot Jakpus tanam puluhan pohon bungur guna serap polusi udara

Pemerintah Kota Jakarta Pusat menanam puluhan pohon bungur (Lagerstroemis Speciosa) sebagai penyerap polusi udara di area pedestrian (trotoar) Jalan Juanda, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir.

"Hari ini kita menanam pohon sebanyak 23 pohon di Jalan Juanda dan secara serentak di tiap titik lokasi kerja bakti," kata Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Dhany Sukma di Jakarta, Senin.

Di tiap kecamatan juga melaksanakan penanaman pohon yang langsung dikerjakan oleh camat dan jajarannya.

Dhany memilih menanam bungur karena merupakan ciri khas tanaman di Jakarta Pusat. Pohon ini bakal menghiasi area pejalan kaki yang sudah memasuki tahap akhir dalam proyek revitalisasi tersebut.

"Nah pohon yang kita tanam hari ini adalah pohon bungur, artinya kita melihat pohon khas di Jakpus, ada Kelurahan Bungur, makanya kita tanam pohon bungur," katanya.

Baca juga: Pemkot gandeng puluhan PKL tanam pohon di Jalan Mangga Besar

Dhany Sukma juga mengungkapkan gerakan penghijauan dilaksanakan dalam rangka menjalankan arahan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

"Kita akan memaksimalkan lahan kosong lainnya di wilayah agar dapat dilakukan penanaman pohon untuk memenuhi target 600 pohon sesuai arahan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono," ujarnya.

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Administrasi Jakarta Pusat Mila Ananda mengatakan, pemilihan tanaman jenis bungur sengaja dilakukan untuk mencari manfaat lain dari tanaman tersebut.

"Bungur itu bagus sebagai penyerap polusi, kemudian juga punya ciri khas keindahan dengan bunganya yang ungu dan rajin berbunga, apalagi di iklim tropis di Jakarta dengan polusi yang cukup banyak," tutur Mila Ananda.

Selain Bungur, menurut Mila, tanaman jenis lain yang ditanam di wilayah Jakpus adalah tabebuya, mahoni, flamboyan, spatodea, trembesi dan ketapang kencana. Pemilihan jenis tanaman akan disesuaikan dengan kondisi lingkungannya masing-masing.

"Untuk saat ini 200-250 pohon kami sudah tanam di Jakpus. Jakpus itu kan minim RTH (Ruang Terbuka Hijau), nah koridor hijau ini harus kita ciptakan sebanyak mungkin, ga cuma di lokasi protokol tapi juga di gang-gang," katanya.

Baca juga: Pemkot tanam 50 pohon di Masjid Raya Hasyim Asy'ari untuk cegah banjir

Penjabat (PJ) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono meminta kepada seluruh Wali Kota untuk menanam pohon sebagai upaya pencegahan terjadinya banjir di DKI Jakarta.

"Dalam memasuki musim hujan, saya meminta kepada seluruh wali kota untuk menanam pohon sebanyak-banyaknya, nanti untuk titiknya di mana saja," kata Heru di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa (13/10).

Heru juga menyebutkan, jumlah pohon yang harus ditanam sekitar 600 hingga 1.000 pohon dan penanaman pohon tersebut diberi waktu selama satu bulan.