Pemkot Jakpus Tata PKL yang Kembali Menjamur di Kebon Kacang Tanah Abang

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Pusat menata pedagang kaki lima (PKL) yang kembali menjamur di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang semenjak pandemi Covid-19.

PKL yang menjamur itu ditata akibat menggunakan fasilitas umum seperti trotoar dan badan jalan di sekitar pusat perbelanjaan, seperti di dekat Grand Indonesia (GI) dan Plaza Indonesia (PI).

"Pengelola GI dan PI termasuk hotel-hotel di sekitarnya itu sudah pada komplain karena banyak pedagang kali lima, jadi ya kita turun, kita tata ulang," ujar Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, seperti dilansir Antara, Jumat (29/1/2021).

Pada saat meninjau lokasi PKL yang menjamur di kawasan Kebon Kacang itu, Irwandi menemukan fakta, gerobak milik para pedagang kaki lima itu ternyata diinapkan.

"Seharusnya itu kan dibawa pulang sama pedagangnya, tapi rupanya itu dibiarkan. Diinapkan sampai akhirnya semakin banyak. Di situ juga kita tahu kalau domisili pedagang bukan dari kawasan sekitar," kata Irwandi.

200 PKL

Dari pendataan yang dilakukan oleh Pemkot Jakarta Pusat mendapati sekitar 200 pedagang kaki lima yang mendominasi jalan-jalan di Kebon Kacang.

"Kita coba tata itu, kita mendukung kok ekonomi kecil karena memang sejalan dengan program Gubernur. Maka ini kita tata. Nah, ini termasuk kita tata lagi juga parkirannya. Penataannya sudah masuk hari ketiga. Kami terus berusaha agar bersih dan nyaman jalannya," ujar Irwandi.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: