Pemkot Jakpus tertibkan bangunan liar di Bantaran Kali Krukut

Kelurahan Karet Tengsin, Jakarta Pusat dalam upaya mengatasi banjir menggelar penertiban bangunan liar hingga pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Karet Pasar Baru Barat V, bantaran Kali Krukut, Kecamatan Tanah Abang.

"Penertiban ini dilakukan karena lokasi tersebut merupakan kawasan unggulan dan terfokus pada pengendalian banjir," ujar Lurah Karet Tengsin Hari Ananda di Jakarta, Jumat.

Hari Ananda mengatakan satu titik lokasi kawasan unggulan yaitu di RT 12 RW 04.

"Untuk pengendalian banjir ada beberapa hal yang perlu kita lakukan meliputi penataan PKL, pembangun turap, dilanjutkan dengan pembangunan pintu air, serta penghijauan di sekitar lokasi," katanya.

Dalam hal ini, Hari Ananda mengungkapkan penertiban ini dilakukan sesuai dengan arahan penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta yakni, mengutamakan kepentingan masyarakat yang lebih luas.

"Kita jalankan sesuai arahan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk mengutamakan kepentingan masyarakat luas," ucapnya.

Penertiban dilakukan agar masyarakat dapat berjualan sesuai dengan tempat yang sudah disediakan agar terlihat lebih rapi dan tertata.

"Kita menertibkan bangunan liar maupun PKL liar yang ada di pinggir Kali Krukut ini, sebanyak tujuh bangunan liar yang ada di sini. Sedangkan untuk PKL kita sudah relokasi ke Pasar Pisang, Palmerah. Mudah-mudahan ini betul-betul terakomodasi dengan baik," imbuhnya.

Hari menuturkan, usai ditertibkan wilayah tersebut oleh Suku Dinas Sumber Daya Air dan pihak terkait akan dibangun turap serta taman.

"Kita punya target pertiga bulan penataan kawasan, tiga bulan pertama kita fokus ini dulu nanti mungkin selanjutnya akan ada lagi lokasi-lokasi yang akan kita tata," tuturnya.

Hari Ananda berharap agar masyarakat dapat menjaga lingkungan guna mengurangi dampak terjadinya genangan yang meluap dari Kali Krukut tersebut.
Baca juga: DKI targetkan Waduk Brigif tampung 300 ribu meter kubik air
Baca juga: Wagub DKI: Banding putusan Kali Mampang untuk kejelasan fakta
Baca juga: Pemkot Jakpus catat hanya satu RW tergenang banjir