Pemkot Jaksel-Adhi Karya perbaiki jalan berlubang di proyek LRT

·Bacaan 1 menit

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, (Sudin Bina Marga) dan PT Adhi Karya memperbaiki sejumlah ruas jalan berlubang di kawasan proyek LRT di Jakarta Selatan.

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan Heru Suwondo menjelaskan hasil koordinasi di antaranya, perbaikan jalan rusak dilakukan di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

"Beberapa hari ini memang fokus memperbaiki jalan rusak. Proses 'patching' (tutup lubang) sudah dilakukan petugas di lapangan. Nah untuk di Jalan Rasuna Said, kita lapisi dengan 'layer' dilanjut 'hot mix' " kata Heru dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Heru menjelaskan, kendati ada perbaikan ruas jalan, pengerjaan proyek LRT oleh Adhi Karya tetap berjalan.

Dia menuturkan koordinasi dengan pihak LRT juga rutin dilakukan sehingga perusahaan tersebut turut membantu proses perbaikan.

Baca juga: Sudin Bina Marga Jakbar perbaiki ribuan meter jalan selama 2021

"Kami terus memonitor pengerjaan dan kondisi jalan di Jakarta Selatan khususnya. Terlebih saat ini, apalagi hari ini Selasa sedang hujan. Kita siagakan anggota untuk turut membantu petugas di lapangan," katanya.

Tidak hanya itu, perbaikan jalan di tingkat kecamatan juga turut dilakukan dengan menggunakan adonan 'cold mix'.

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan menyatakan perbaikan jalan dilakukan oleh sebanyak 10 tim dari tingkat kecamatan dan dibantu empat tim dari tingkat Suku Dinas.

"Penanganan tersebut telah digelar pada periode Januari hingga November 2021. Hasilnya kami telah memperbaiki 8.192 titik jalan rusak atau berlubang. Dengan luas jalan total 35.420,96 meter persegi " ujarnya.

Heru tidak merinci berapa anggaran yang diperlukan untuk melakukan perbaikan jalan tersebut.

Baca juga: Bina Marga sebut ada 3.290 titik lubang jalan akibat hujan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel