Pemkot Jaksel bina etika digital 100 pelaku usaha hiburan

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membina etika digital 100 pelaku usaha hiburan melalui bimbingan teknis "Promosi Usaha Cakap Digital" pada Senin.

"Pesertanya dari usaha pariwisata hiburan yang penggunaan digitalnya kita bimbing agar lebih sesuai norma etika, agama, budaya dan sosial di Indonesia," kata Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kota Administrasi Jakarta Selatan Rus Suharto di Jakarta, Selasa.

Rus menyebutkan, ada sebanyak 100 peserta hadir di lokasi serta peserta daring dengan jumlah tak terbatas yang berasal dari para pelaku usaha hiburan, mulai dari hotel hingga kafe.

Menurut dia, kegiatan ini masif dilakukan guna memberikan edukasi para pelaku usaha hiburan untuk memberikan konten promosi yang seksi tanpa sensasi.

"Cakap digital adalah promosi yang seksi namun bukan pornoaksi. Ini yang harus ada di setiap para pelaku usaha tetapi nilai komersialnya tinggi, gak perlu harus melanggar norma atau kaidah di NKRI," tegas Rus.

Kegiatan yang digelar Suku Dinas Parekraf Jakarta Selatan ini diharapkan bisa memberikan gambaran cara membuat promosi usaha yang bijak, seksi dalam nilai jual serta segmen yang dibidik juga tepat sasaran.

Selain itu, diharapkan pula hasil kegiatan ini usaha bisa menjamin keamanan digitalnya dari para peretas. Adapun dalam pengelolaannya bisa dikonsultasikan lebih dahulu dengan Suku Dinas Parekraf Jakarta Selatan.

"Pengawasan tetap rutin dilakukan dan Sudin Parekraf Jakarta Selatan siap untuk melakukan konsultasi dengan para pelaku usaha," tuturnya.
Baca juga: Satpol PP Jaksel pastikan tak kendor lakukan pengawasan usaha hiburan

Baca juga: Sejumlah tempat hiburan di Jaksel ditutup sementara